Rebut Pistol Polisi, Pengedar Sabu Ditembak Mati

net

Ilustrasi.

Rebut Pistol Polisi, Pengedar Sabu Ditembak Mati

Halo Polisi

Jumat, 12 Januari 2018 | 20:51 WIB

Wartawan: Dadang Setiawan

PENGEDAR sabu asal Nepal, Sharan Kumar Tamang (34) meregang nyawa usai timah panas polisi menembus tubuhnya. Dia ditembak anggota narkoba Polres Jakarta Pusat setelah berusaha merebut senjata api petugas usai dibekuk di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

"Saat diminta menunjukkan lokasi tempat transaksi pelaku dan lainnya pelaku justru berusaha merebut senjata dan mendorong anggota dengan keras. Namun dengan sigap segera anggota lainnya melakukan tindakan tegas dan terukur," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Roma Hutajulu di kantornya, Jumat (12/1/2018).

Roma menjelaskan, saat itu polisi mendapatkan informasi dari masyarakat ada transaksi narkoba di kawasan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakata Pusat. Polisi kemudian menuju lokasi tersebut.

"Kami langsung tangkap pelaku di depan Bank OCBC Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar," ujarnya seperti dilansirkan merdeka.com.

Namun, kata Roma, saat ingin ditangkap pelaku berusaha merebut senjata milik anggota kepolisian saat diminta menunjukkan lokasi transaksi narkoba. Hingga akhirnya diberikan tindakan terukur.

Di dalam tubuh pelaku, polisi menemukan kartu menginap di Hotel Alphine yang terselip di dalam paspor. Selain itu polisi juga menemukan sabu seberat 52 gram.

"Dari situ kami melakukan penggeledahan di Hotel Alphine kamar 204 kemudian ditemukan sebuah koper sabu 3.400 gram atau 3,4 kilogram," ujarnya.

Dalam kasus ini, Roma belum bisa memastikan apakah bandar narkoba asal Nepal itu telah lama beroperasi di Indonesia. "Kami belum bisa memastikan," pungkas Roma.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR