Tahun Ini, 20 Kloter Haji Berangkat Dari Bandara Kertajati

Haji

Jumat, 10 Mei 2019 | 13:02 WIB

190510130236-tahun.jpg

dok

Ilustrasi

SEBANYAK 20 kloter penerbangan haji akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati mulai tahun ini. Penerbangan haji dari Bandara Kertajati tersebut mengutamakan jemaah dari Majalengka, Subang, Indramayu, Cirebon, Tasik, dan Ciamis.

"Kalau setiap penerbangan ada 200 jemaah, itu berarti sekitar 4000 jemaah haji yang akan diberangkatkan dari Bandara Kertajati tahun ini," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai Rapat Koordinasi Kesiapan Bandara Kertajati dalam Pelaksanaan Haji dan Umroh di Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (10/5/2019.

Wartawati Pikiran Rakyat, Tia Dwitiani Komalasari menyebutkan, hadir dalam rakor tersebut Menteri Bidang Koordinator Bidang kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Agama Lukman Hakim dan Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum.

Budi mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan asrama haji bagi jemaah yang berangkat ‎melalui bandara Kertajati. Rencananya jemaah haji akan menginap terlebih dahulu di hotel-hotel yang ada di Cirebon.

"Kita mau hitung sebenarnya kemampuan hotel tersebut berapa. Baru setelah itu penerbangannya dipindahkan," kata Budi.

Selain haji, Bandara Kertajati juga akan ‎digunakan untuk penerbangan umroh. Rencananya penerbangan untuk umroh itu akan mulai dilaksanakan setelah lebaran.

"Untuk masalah tarif, akan sama. Karena perbedaan jaraknya juga relatif sedikit," ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum mengatakan, Pemprov Jawa Barat sebenarnya s‎udah menggelar rapat koordinasi mengenai persiapan haji ini sejak jauh hari sebelumnya. Meskipun demikian, saat ini pihaknya fokus mempersiapkan sarana prasarana yang belum lengkap.

Uu mengatakan, saat ini jemaah haji yang berasal dari Jawa Barat bagian timur berangkat dari Bandara Kertajati. Namun jika memungkinkan, seluruh jemaah haji Jawa Barat sudah bisa berangkat dari Bandara Kertajati tahun ini.

Selain Cirebon, Uu mengatakan, ada kandidat kota lain yang bisa menjadi asrama haji yaitu Majalengka. Sebab di kabupaten tersebut terdapat Islamic Centre yang bersebelahan dengan hotel.
"Jadi sebenarnya sarana prasarana untuk penginapan atau asrama haji sudah ada. Tinggal keputusannya saja mau di mana," ujarnya.

Uu mengatakan, Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan‎ juga sudah menginstruksikan agar seluruh penerbangan umrah Jawa Barat dipindahkan ke Kertajati.

"Tinggal menunggu keputusan menteri agama, siapnya kapan. Kemungkinan sesudah lebaran," ujarnya.

Ia menambahkan, rakor tersebut juga membahas pemindahan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Kertajati yang mulai dilakukan 15 Juni 2019. Untuk tahap awal, rute yang akan dipindahkan adalah penerbangan ke luar jawa.

"Total ada 19 rute, yang 15 Juni akan dipindahkan sebanyak 12 rute. Namun rencananya nanti semuanya akan dipindahkan secara bertahap," ujarnya.‎

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR