Ibu Negara, Iriana Jokowi Wanita Pertama yang Diperbolehkan Masuk Ka'bah

Haji

Selasa, 16 April 2019 | 14:49 WIB

190416145043-ibu-n.jpg

IBU Negara atau istri Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi, diklaim sebagai perempuan pertama yang memasuki makam Nabi Muhammad SAW di sela ibadah umrahnya bersama keluarga.

Klaim tersebut dilontarkan oleh Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, melalui telewicara yang dikutip dari SUARA.com dari channel Youtube Metrotvnews, Selasa (16/4/2019).

Menurut Dubes Agus Maftuh, Iriana Jokowi diizinkan masuk ke ruangan. Sebelumnya, kata imbuh Agus Maftuh, tidak ada perempuan diizinkan yang masuk ke rumah sekaligus makam Nabi Muhammad SAW.

"Baru kali ini ada ibu negara yang bisa masuk ke ruangan itu. Sebelumnya, tidak ada seorang perempuan diperbolehkan memasuki makam Nabi Muhammad," ujar Agus Maftuh Abegebriel.

Agus Maftuh pun mengisahkan pengalamannya menemani Jokowi beserta keluarga memasuki makam Nabi Muhammad SAW. Dia menyebutnya pengalaman yang bagaikan mimpi.

Pun Agus Maftuh mengatakan bahwa Jokowi sempat menangis di makam tersebut. Jokowi pun membacakan solawat di depan makam Nabi Muhammad SAW.

"Kami menjadi saksi. Ketika memasuki ruangan tersebut, presiden membacakan solawat dan air matanya menetes. Kami terenyuh karena diberikan kesempatan oleh Raja Salman untuk memasuki sebuah ruangan tempat Nabi Muhammad memperjuangan Islam," tutur Agus Maftuh Abegebriel.

Agus Maftuh pun mengaku ikut menangis karena diperbolehkan masuk ke tempat mulia tersebut. "Tangisan kami di ruangan itu menunjukkan kecintaan kami kepada Nabi Muhammad," tutur Agus Maftuh Abegebriel.

Kemudian, Dubes Agus Maftuh mengisahkan Jokowi sempat menunaikan salat sebanyak 2 rakaat dan memanjatkan doa untuk bangsa Indonesia. Lalu dia memasuki makam.

"Setelah beliau salat dua rakaat dan memanjatkan doa untuk bangsa indonesia, untuk kemashlatan bangsa Indonesia, beliau lalu memasuki makam," tutur Agus.

"Setelah berdoa di makam tersebut, beliau (Jokowi--RED) langsung terbang ke Indonesia."

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR