180709105719-petug.jpg

kemenag.go.id

Petugas Haji Diimbau Sampaikan Informasi kepada Jemaah

Haji

Senin, 9 Juli 2018 | 10:57 WIB

Wartawan: Endan Suhendra

KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulteng, Rusman Langke mengimbau petugas haji menyampaikan informasi terkini pada jamaah calon haji (JCH) yang menjadi anggota bimbingannya.

"Petugas haji segera memberikan informasi terkini dalam perkembangan kondisi jamaah masing-masing kloter dalam media yang disediakan bentuk grup whatsapp," katanya di Palu, Senin (9/7/2018).

Ia menyatakan, menjadi petugas haji memang kelihatan sederhana dan mudah, tetapi perlu latihan dan kesabaran serta komitmen tinggi.

Rusman meyakini sejumlah petugas haji yang diantaranya para pejabat, memiliki jiwa kepemimpinan, dan merupakan orang-orang terbaik dalam membawa jamaah haji Sulteng yang jumlahnya sekitar 2.000 orang.

Menurut Rusman, para pejabat yang biasanya melakukan fungsi manajemen di instansi, dituntut melaksanakan tugas berbeda sebagai pembimbing haji, karena yang dipimpin adalah jamaah haji dengan berbagai macam tingkat pendidikan dan pengalamannya.

"Hal-hal teknis perlu disampaikan, walaupun terlihat sederhana, tapi penting. Jangan sampai dapat mengganggu pelaksanaan ibadah haji," ujarnya.

Kakanwil juga memberikan motivasi dan inspirasi bagi petugas haji, yakni selalu melandasi aktivitas dengan niat dan kesabaran.

"Karena Allah SWT pasti akan menolong dan memudahkan hamba-hambanya yang membentu orang lain. Berikan kebahagiaan pada semua orang, khususnya jemaah dalam kloter. Maka yakinilah anda akan dibahagiakan oleh Allah," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, seorang petugas haji hendaknya tidak menjadikan tugasnya sebagai beban, apalagi sebagai ujian. Namun jadikan sebagai amanah dan sarana untuk memperoleh keridhaan kemuliaan dan Allah SWT.

Kakanwil juga mengimbau kepada segenap unsur kloter agar saling membantu dalam pelaksanaan tugas melayani CJH. Saling menjaga kekompakan, kekeluargaan dan kebersamaan.

Sumber: ANTARA

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR