180707132322-sepek.jpg

Dokumen Galamedianews.com

Ilustrasi

Sepekan ke Depan Kloter Pertama Diberangkatkan, Simak Ini Agar Kesehatan Terjaga saat Berhaji

Haji

Sabtu, 7 Juli 2018 | 13:23 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

SEPEKAN lagi jemaah haji Indonesia kloter pertama akan diterbangkan ke Arab Saudi, 16 Juli 2018. Untuk menjaga kesehatan, jamaah haji diharapkan melalukan persiapan fisik agar tidak terkendala saat ibadah.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dr dr Eka Jusup Sinka, MSc mengimbau agar jamaah haji memerhatikan beberapa hal sebelum berangkat.

“Untuk persiapan sebelum berangkat, pertama kita harus latihan jalan. Karena selama di sana nanti kan kita harus jalan lumayan jauh. Lalu yang selanjutnya adalah makan buah dan sayur, ini dapat membantu kita dalam menjaga kesehatan sebelum berangkat. Dan yang terakhir adalah banyak minum air putih,” tuturnya kepada media.

Cuaca di Arab Saudi sendiri pada tanggal 16-20 Juli atau pekan pertama keberadaan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi, di Makkah suhu di masih di atas 42 derajat celsius pada siang hari dan di atas 27 derajat celcius di malam hari.

Cuaca tersebut lebih panas dan ekstrem ketimbang Jeddah, yang pada tanggal 16-20 Juli akan berada pada 38 derajat celsius ke atas pada siang hari dan 28 derajat celcius ke atas pada malam hari.

Cuaca di kedua kota tersebut lebih pada dibandingkan Jakarta, yang pada tanggal tersebut berada di suhu 32 derajat celcius pada siang hari dan 23 derajat celcius di malam hari.

Mengantisipasi banyaknya jamaah sakit, pemerintah pun juga menyiapkan perlengkapan pendukung kesehatan serta obat-obatan bagi jamaah haji yang berada di Arab Saudi nantinya.

“Untuk jamaah haji, kita menyiapkan 7 ton obat-obatan yang mayoritas untuk penyakit saluran pernapasan. Sedangkan untuk perlengkapan lainnya kita ada kacamata, topi, alat semprot air untuk ke wajah serta juga sandal,” tambah dr Eka.

Sekira 221.000 jamaah haji yang akan berangkat pada musim haji tahun ini akan didampingi oleh dokter serta tenaga medis lainnya.

“Tahun ini kita memberangkatkan 221.000 jamaah yang terdiri 204.000 jamaah reguler dan 17.000 jamaah khusus. Ada total 300 personil, 36 dokter spesialis, 63 dokter umum, dan 201 tenaga kesehatan lainnya,” tutupnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR