180713110242-karma.jpg

mirror

Pendukung Percaya Karma, Inggris Kembali Hadapi Belgia di Laga Posisi Tiga Piala Dunia

Fifa World Cup

Jumat, 13 Juli 2018 | 11:02 WIB

Wartawan: Mia Fahrani

Meski bukan yang diharapkan, perebutan posisi tiga di ajang Piala Dunia tetap dinanti. Tapi sepertinya tidak demikian dengan para pendukung The Three Lions. Sebagian mungkin   masih ingin menyaksikan timnas jagoannya di hajatan FIFA ke-21 di Rusia kali ini, tapi tak sedikit yang bakal melakukannya dengan dada sesak.

Inggris gagal melaju ke final setelah disingkirkan Kroasia di semifinal. Hasilnya, anthem yang selama ini membahana di seantero stadion ,“Football Coming Home” masih akan terdengar entah sampai kapan.

Di luar itu laga terakhir penentuan posisi tiga dan posisi buncit 4 Besar Piala Dunia Rusia bukan persoalan gengsi saja bagi para pencinta bola Inggris tapi diyakini sebagai karma yang memalukan sekaligus konyol. Apa pasal?     

Ini ada hubungannya dengan lawan yang akan dihadapi, yaitu Belgia. Tergabung di Grup G bersama Tunisia dan Panama, Harry Kane dkk. sebelumnya sudah berjumpa dengan timnas Belgia di laga terakhir dengan hasil kekalahan 0-1. Sama-sama yakin lolos ke babak knock-out sebagai bagian dari strategi, timnas Inggris rupanya dianggap berhitung di penentuan grup. Intinya Kane dkk. tak ngotot menang tapi “asal lolos”.

Belgia yang memenangi laga selanjutnya dipastikan harus melalui fase knock-out dengan calon lawan lebih kuat (lihat tabel). Tapi pro kontra ini tertutup oleh keberhasilan Inggris mengamankan satu slot di babak semifinal hingga saat skuad Gareth Southgate kandas di tangan pasukan Balkan, Kroasia.   

The reaction..

Dan sebuah kebetulan jika ternyata hal serupa dialami Belgia di semifinal lainnya kontra Prancis: gagal. Jadilah keduanya kembali bertemu di perebutan posisi tiga. Sesuatu yang dianggap konyol oleh sebagian hooligans. Komentar pun bermunculan jelang laga Sabtu (14 Juli 2018) besok.

“Posisi tiga saja sudah menyesakkan, kenapa pula harus bertemu Belgia lagi?”, “Berebut posisi tiga dengan Belgia, ini karma akibat hitung-hitungan..”, “Tak mau menang lawan Belgia, kini Inggris wajib menang di perebutan posisi yang memalukan. Aku kehabisan napas..”

Well, sorry not sorry lads!  

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR