180712061134-vida-.jpg

Fifa.com

Domagoj Vida

Vida Jadi Sasaran Cemooh Sebagain Penonton Kroasia vs Inggris

Fifa World Cup

Kamis, 12 Juli 2018 | 06:11 WIB

Wartawan: Brilliant Awal

SEJUMLAH penonton pertandingan semifinal Piala Dunia di ibukota Rusia, Kamis (12/7/2018) mencemooh dan menyiuli pemain belakang Kroasia Domagoj Vida. Ini merupakan  buntut dukungan Vida terhadap negara tetangga sekaligus musuh Rusia, Ukraina.

Setelah Kroasia menang atas Rusia pada perempat final, terdapat video yang beredar di internet yang memperlihatkan Vida, mantan pemain klub Ukraina Dynamo Kiev, mengucapkan "Hidup Ukraina!" Hubungan Rusia dengan Ukraina memanas sejak Moskow menganeksasi Crimea pada 2014 dan mendukung separatis pro Rusia di Timur Ukraina.

Badan sepak bola dunia FIFA memutuskan bahwa komentar-komentar Vida tidak sesuai dengan peraturan-peraturan turnamen mengenai netralitas politik.

Baca Juga: Mandzukic Bawa Kroasia ke Final Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

Cemooh dan siulan terdengar setiap kali Vida menyentuh bola di semifinal melawan Inggris, yang dimulai pada sekitar menit ke-30 babak pertama.

Hujatan itu kelihatannya tidak berasal dari sektor stadion yang menjadi tempat para penggemar Inggris terkonsentrasi. Tetapi di tribun yang terdapat warga Rusia dalam jumlah yang signifikan di stadion ini.

Baca Juga: Mandzukic, "Kroasia Adalah Kawanan Singa"

FIFA menjatuhkan denda kepada Ognjen Vukojevic, anggota staf kepelatihan Kroasia yang tampak di video bersama Vida, sebesar 15.000 franc Swiss. Vukojevic telah dibebas tugaskan dari perannya di tim nasional.

Baca Juga: Harry Kane, "Kekalahan Ini akan Menyakitkan Untuk Kurun Waktu Lama"

Vida mengatakan komentar-komentarnya di video tidak diniatkan untuk mengirimkan pesan politik apapun.

Namun referensinya terhadap Ukraina telah membuat marah para penggemar sepak bola dan politisi Rusia. Sejumlah orang Rusia mengatakan mereka awalnya berniat mendukung Kroasia di semifinal setelah tim mereka tersingkir, namun mereka berubah pikiran setelah mengetahui tindakan Vida.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR