180711085751-kegag.jpg

fifa.com

Pendukung Prancis

Kegagalan Prancis di Final Euro 2016 Pacu Semangat Deschamps

Fifa World Cup

Rabu, 11 Juli 2018 | 08:57 WIB

Wartawan: Brilliant Awal

PELATIH Prancis, Didier Deschamps mengumbar pujian untuk para pemainnya setelah sukses mencapai final Piala Dunia dengan kemenangan 1-0 atas Belgia, Rabu (11/7/2018) dini hari tadi. Ia menyebut kegagalan di final Euro 2016 masih menghantui pikirannya.

Prancis ingin kembali mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah kemenangan mereka di kandang pada 1998.

"Ini luar biasa. Saya sangat senang untuk pemain saya, kami menunjukkan karakter dan mentalitas yang tepat," kata Deschamps, yang pernah menjadi kapten Prancis pada 1998.

"Dua tahun lalu, saya masih ingat apa yang terjadi dua tahun lalu," katanya mengacu pada kekalahan 1-0 timnya oleh Portugal di Paris saat babak final Euro 2016.

Baca Juga: Tandukan Umtiti Bawa Prancis ke Final Piala Dunia

"Kami akan melangkah ke final saat ini untuk memenangkannya, karena kami masih belum menyelesaikan final (2016)."

Baca Juga: Martinez, "Kekecewaan Belgia Harus Terbayar di Posisi Ketiga"

Deschamps mungkin memiliki kenangan pahit dari final Euro di depan mata penonton tuan rumah, tetapi sekarang berada di ambang bergabung dengan klub elite pelatih yang pernah memenangkan Piala Dunia sebagai pelatih sekaligus pemain.

Mario Zagallo asal Brazil memenangkan Piala Dunia 1958 dan 1962 sebagai pemain dan kemudian sebagai pelatih menjadi juara dunia 1970. Sementara Franz Beckenbauer menjadi kapten Jerman Barat pada 1974 dan membawa mereka meraih gelar juara dunia pada 1990 sebagai pelatih.

Baca Juga: Resmi, Ini Dia Detail Transfer Cristiano Ronaldo ke Juventus

"Saya merasa sangat bangga dengan tim saya. Kami sudah 49 hari bersama," kata Deschamps.

"Ada banyak hal, banyak hal yang sulit. Setiap orang dapat mengambil kredit."

Pemain muda Kylian Mbappe, yang belum menjadi bagian dari tim Prancis dua tahun lalu, mengatakan bahkan dalam mimpi terliarnya dan tidak pernah membayangkan bisa mencapai final Piala Dunia.

"Ini tidak bisa dipercaya. Ini adalah mimpi, impian masa depan, segalanya," kata Mbappe.

"Saya tidak memiliki kata-kata. Bahkan dalam mimpi saya yang paling liar sekalipun, dan saya adalah seorang pemimpi besar, akankah saya membayangkan ini," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR