180711084627-marti.jpg

fifa.com

Pendukung Belgia

Martinez: Kekecewaan Belgia Harus Terbayar di Posisi Ketiga

Fifa World Cup

Rabu, 11 Juli 2018 | 08:46 WIB

Wartawan: Brilliant Awal

BELGIA harus membayar mahal harga kegagalan memanfaatkan peluang saat melawan Prancis  dilagasemifinal Piala Dunia 2018, Rabu (11/7/2018) dini hari tadi.

Di laga itu, Belgia harus mengakui keunggulanPrancis, 0-1. Tetapi sekarang mereka harus menyingkirkan kekecewaan dan fokus untuk finis ketiga di Piala Dunia.

Pelatih Belgia, Roberto Martinez mengatakan untuk sementara dia senang karena timnya mampu mengatasi ancaman serangan balik Prancis meski para pemainnya tidak menunjukkan kepiawaian yang biasa mereka lakukan di depan gawang.

"Itu pertandingan yang ketat," kata pelatih asal Spanyol itu kepada wartawan.

Baca Juga: Tandukan Umtiti Bawa Prancis ke Final Piala Dunia

"Tidak banyak momen besar. Perbedaan antara kekalahan dan kemenangan hanyalah pada satu situasi bola mati. Kami mengendalikan serangan balik mereka. Kami menguasai bola tetapi harus memberikan pujian atas cara Prancis bertahan. Kami tidak dapat menemukan sedikit keajaiban di depan gawang," jelasnya usai laga.

Baca Juga: Resmi, Ini Dia Detail Transfer Cristiano Ronaldo ke Juventus

Martinez mengatakan timnya telah melakukan pertahanan dengan baik untuk meniadakan ancaman Prancis dari permainan terbuka dan menyangkal bahwa keputusannya memainkan Mousa Dembele di lini tengah memiliki pengaruh besar pada hasil akhir.

Dari memimpikan final Piala Dunia pertama, Belgia sekarang harus puas dengan perebutan tempat ketiga. Tetapi Martinez mengatakan dia bangga dengan para pemainnya dan akan melakukan semua yang dia bisa untuk membuat mereka siap untuk pertandingan terakhir mereka di turnamen.

"Kekecewaan sangat besar. Ini ruang ganti yang sangat menyedihkan saat ini," katanya.

"Saya tidak ingin pemain saya menjadi frustrasi dan kecewa. Ini adalah emosi yang sulit untuk diatasi. Anda kecewa karena kalah di semifinal, dan sangat sulit untuk melihat peluang memainkan permainan lain secara positif."

"Kami harus berkumpul kembali, memulihkan diri dan melihat peluang. Untuk mencoba menyelesaikan di posisi ketiga Piala Dunia jarang terjadi. Satu-satunya momen yang terjadi di sepak bola Belgia adalah pada 1986, ketika kami menempati posisi keempat," ujarnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR