130 Pengunjuk Rasa dari Kelompok Lingkungan Ditahan Polisi

Dunia

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 20:03 WIB

191012200351-130-p.jpg

dakwatuna

Ilustrasi unjuk rasa.

POLISI Belanda, Sabtu (12/10/2019) mengatakan, telah menahan 130 pengunjuk rasa dari kelompok lingkungan, Extinction Rebellion, yang memblokir sejumlah tempat di pusat kota Amsterdam untuk menarik perhatian pada perubahan iklim.

Kelompok itu, yang ingin pemerintah mengambil tindakan segera untuk mencegah kehancuran terburuk yang digambarkan oleh para ilmuwan yang mempelajari iklim, terlibat dalam dua minggu pembangkangan sipil di kota-kota di seluruh dunia.

Di Amsterdam, para demonstran membawa perahu yang dihiasi slogan perubahan iklim ke jembatan "Blauwbrug" yang terkenal di depan Balai Kota.

Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah memutuskan untuk melakukan penangkapan karena demonstrasi belum disetujui dan para aktivis memblokir lalu lintas.

Jumlah total penangkapan di Belanda telah melampaui 200 pada minggu ini.

Protes kelompok Extinction Rebellion ditujukan untuk memaksa pemerintah agar mengurangi emisi karbon dan mencegah krisis iklim yang disebut akan menyebabkan kelaparan dan keruntuhan sosial.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA