Disambut Anti-Monarki, Bebani Keuangan Negara Raja Swedia Cabut Gelar Bangsawan Cucu-cucunya

Dunia

Selasa, 8 Oktober 2019 | 16:20 WIB

191008161830-disam.jpg

dailymail

Lima cucu Raja Carl XVI Gustaf dari Kerajaan Swedia tak lagi memiliki  status bangsawan dan tidak akan melakukan tugas publik kerajaan. Demikian  pengumuman resmi istana Swedia hari ini. Raja Carl memiliki tiga orang anak, yaitu Putri Victoria, Pangeran Carl Philip dan Putri Madeleine.

Selain keturunan Victoria sebagai pewaris tahta, cucu Carl Gustaf dari   Carl Philip dan Madeleine kini tak lagi memiliki ikatan kewajiban dengan istana begitu pun para menantunya. Menanggapi ini Madeleine mengaku tidak keberatan. Ia bahkan menyebut kini anak-anaknya memiliki kesempatan  lebih besar untuk menjalani kehidupan sesuai keinginan mereka.

Calon penguasa tahta Swedia, Putri Mahkota Victoria dan anak pertamanya, Putri Estelle.

Victoria dan suaminya, Pangeran Daniel bersama Estelle dan Oscar.

Kelima cucu Raja Carl masih akan menjadi anggota keluarga kerajaan, tetapi tidak  lagi memiliki gelar  Yang Mulia. Mereka juga tidak memiliki akses pada dana apa pun yang berasal dari pembayar pajak. Parlemen Swedia, Riksdag, tahun lalu melakukan penyelidikan detail terkait anggaran keluarga kerajaan dengan tujuan agar pembiayaan mereka tetap bisa dikendalikan.

Hasilnya total biaya tujuh orang cucu dinilai mahal seiring kebutuhan di usia dewasa. Menanggapi ini Raja Carl Gustaf memutuskan untuk mencabut gelar bangsawan kelima cucunya. Saat ini biaya tahunan keluarga kerajaan mencapai £12 juta atau sekitar Rp 208 miliar. Fredrik Wersall, pejabat tinggi pengadilan istana mengatakan putusan diambil untuk mengatasi pembiayaan tak terkendali dari keluarga besar Raja Carl Gustaf.

Hanya Estelle dan Oscar yang dibiayai negara.

“Swedia  memiliki keluarga kerajaan yang besar dan mengenai pembatasan ini semua menerima perubahan yang positif ini,” katanya. Republican Association (RA) yang selama ini anti-monarki juga menyebutnya sebagai kemenangan republik.

"Keputusan hari ini langkah yang benar tapi kami tidak akan berhenti berjuang sampai seluruh keluarga kerajaan menjadi warga sipil dan semua warga negara Swedia memiliki nilai dan hak yang sama," ujar  presiden RA  Ulf Bergström.

Hal yang sama juga dialami Pangeran Harry dan Meghan Markle. Anak Duke dan Duchess of Sussex  yang merupakan pewaris ketujuh tahta kejaraan Inggris,  Archie Harrison Mountbatten-Windsor tidak memiliki gelar bangsawan. Begitu pun cucu Ratu Elizabeth dari Putri Anne dan Mark Phillips, Zara dan Peter.

Pangeran Carl Philip dan Putri Sofia tak keberatan.

Komentar datang langsung dari Putri Medeleine yang dikenal moderat.  "Perubahan ini telah direncanakan sejak lama," ujar bangsawan yang menikah dengan pemodal Inggris Chris O'Neill ini. Keduanya dikaruniai tiga orang anak, Leonore, Nicolas, dan Adrienne.

“Chris dan aku berpikir ini sangat baik dan  anak-anak kami sekarang memiliki peluang lebih besar untuk membentuk kehidupan mereka sendiri sebagai individu di masa depan," lanjutnya. Madeleine selama ini bermukim di Amerika dan berharap ketiganya menjalani pendidikan di sana. Hal senada diungkapkan sang kakak, Pengeran Carl Philip dan  istrinya Sofia yang memiliki dua anak.

Putri Medeleine lebih bayak bermukim di Amerika.

Sedangkan dua anak putri sulung Raja Gustaf, Victoria tidak terpengaruh aturan baru ini. Menikah dengan mantan personal trainer-nya Daniel Westling, calon ratu berusia 46 tahun itu memiliki dua anak,  Putri Estelle dan Pangeran Oscar. Mereka tetap memiliki gelar bangsawan dan terikat tugas kerajaan saat usianya sudah dewasa.

Selain itu meski  tak lagi terikat tugas resmi, Carl Philip dan Medeleine masih akan terlibat dalam yayasan dan organisasi nonprofit. Mereka juga mungkin saja melakukan tugas  resmi yang diperintahkan langsung oleh raja. Raja Gustaf yang kini berusia 73 tahun naik tahta sejak 1973 menggantikan mendiang ayahnya, Gustaf VI Adolf.

Tahun 1980  undang-undang mengenai preferensi pria di garis suksesi resmi dihapus. Artinya kerajaan swedia tak harus dipimpin raja tetapi juga ratu seperti Inggris. Untuk itu, Victoria pun menjadi Putri Mahkota atau pewaris tahta dan akan menjadi ratu pertama Swedia sejak abad ke-18 saat menggantikan sang ayah kelak.


Editor: Mia Fahrani



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA