Badai Dorian Luluhlantakan Kepulauan Bahama

Dunia

Senin, 9 September 2019 | 10:43 WIB

190909104514-badai.jpg

BADAI dorian yang telah meluluhlantakan Kepulauan Bahama sempat di prediksi akan melanda negara bagian Florida Amerika Serikat. 

Namun nyatanya, badai yang disebut Agensi Amerika Serikat untuk Pertumbuhan Internasional (USAID) termasuk kategori berbahaya ini, hanya berimbas ke Negara bagian Carolina. 

Wartawan VOA Indonesia Karlina Amkas menyebutkan, badai tersebut sudah berlalu dari daratan Amerika. Namun,  badai dorian sempat mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Amerika Serikat. 

“Walapun sempat diprediksi akan melanda kategori dua ke daratan Amerika, ternyata tidak sampai terjadi dan justru terkenanya itu ke Negara bagian Carolina. Tapi bentuknya hanya hujan deras dan angin kencang 175 km/jam. Lumayan kencang sempat dibeberapa tempat ada banjir tetapi cepat surut,” ujar Karlina yang dikutip saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Senin (9/9/2019).

Badai dorian yang terjadi tahun ini, menurutnya bersifat sangat merusak. Soalnya, badai yang berjalan lambat tersebut berdampak lebih parah dan menyebabkan 43 orang tewas di Kepulauan Bahama.

“Berlangsung dorian menjadi badai besar yang sangat merusak. Badai ini jalannya lambat kerusakan pun disitu-situ saja, badainya tidak langsung pergi. Menurut pakar cuaca pun merusaknya itu besar. Tiga sampai lima hari melanda tempat yang terlewati,” paparnya.

Karlina melanjutkan, badai atlantik selalu melanda wilayah Amerika Serikat setiap tahun dimulai bulan Juni hingga Oktober. Jika badai yang terjadi cukup ringan, imbuhnya, maka penamaan badai akan digunakan pada tahun berikutnya.

”Setiap tahun badai akan ditetapkan dan akan berubah-rubah, jika badai kecil maka namanya akan digunakan kembali untuk tahun berikutnya. Dorian ini mungkin tahun lalu ada, tetapi karena kecil sehingga nama dorian digunakan kembali untuk angin tahun ini, Tapi karena tahun ini badai nya cukup dahsyat sehingga menelan korban. Jadi nama itu (dorian) tidak akan digunakan lagi,” ujar Karlina.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA