226 Penumpang Selamat, Tabrak Burung Ural Airlines A321 Mendarat Darurat di Kebun Jagung

Dunia

Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:25 WIB

190815152428-baru-.jpg

dailymail

Sebuah jet penumpang Rusia jatuh di ladang jagung setelah sekawanan burung tersedot ke dalam dua mesinnya hingga gagal terbang. Dikutip dari DailyMail, Kamis (15/8/2019) pesawat Ural Airlines A321 lepas landas dari Bandara Zhukovsky Moskow.

Namun baru hitungan detik pesawat menabrak beberapa ekor  burung yang kemudian tersedot ke dalam mesin hingga salah satunya meledak dan yang lainnya mati. Ada 226 penumpang dan tujuh awak ketika pesawat jatuh  dengan sedikitnya 23 orang terluka.

Mendarat di ladang jagung.

Tak ada korban jiwa.

Gara-gara burung.

Kapten Damir Yusupov sempat mengirim pesan radio ke bandara dan meminta melakukan pendaratan darurat, tetapi kemudian memutuskan untuk menurunkan pesawat di ladang jagung dekat permukiman Ramenskoye di wilayah Moskow. Demikian laporan saluran berita 1TV.

Sementara itu kesaksian penumpang, sebagian mengaku melihat kilatan cahaya disusul bau asap ketika salah satu mesin terbakar. Pesawat tidak memiliki tenaga mesin ketika akhirnya mendarat.

Seorang kru memberi arahan pada penumpang.

Dua orang anak mengalami patah tulang.

Penumpang kebanyakan turis, termasuk lima anak kecil.

Seorang penumpang menggambarkan detail dari apa yang dialaminya. “Kami keluar dan sudah tengah di ladang. Yang aku tahu ada anak laki-laki yang tangannya patah. Tak ada pemberitahuan apa-apa pada kami. Mesin berbunyi beberapa kali, mereka mencoba menyalakannya tapi pesawat mulai jatuh. Aku memegangi salib di leherku dan sekarang aku benar-benar percaya pada Tuhan," ujarnya.

Penumpang remaja lainnya menambahkan, “Kami lepas landas dari Zhukovsky dan sekitar lima detik setelah lepas landas pesawat mulai bergetar sangat kuat. Lima detik berikutnya lampu di sisi kanan menyala dan kami mencium  bau asap. Kemudian pesawat mendarat di ladang dan semua bergegas keluar.”

Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit.

Kapten Damir Yusupov.

Pesawat menuju Krimea.

Terkait penyebab kejadian, pihak Ural Airlines mengatakan saat lepas landas dari bandara Zhukovsky, beberapa burung tersedot masuk ke dalam mesin pesawat U6178. Namun kapten pesawat Yusupov mampu mengendalikan situasi dan  memilih titik pendaratan dengan tak satu pun korban meninggal.

Pesawat sendiri penuh sesak dengan turis yang sedang dalam perjalanan ke Simferopol, ibu kota Krimea, semenanjung Laut Hitam yang dianeksasi Rusia dari Ukraina tahun 2014.

Laporan  dari kementerian kedaruratan menyatakan 10 orang terluka saat pendaratan dan  tiga orang dilarikan ke rumah sakit. Seorang pria mengalami patah lengan dan dua anak menderita gegar otak.



Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA