Mengamuk dengan Pisau, Teriakkan Takbir Pelaku Penikaman Beraksi di Jalanan Sydney

Dunia

Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:17 WIB

190813151700-pelak.jpg

dailymail

Seorang pria dengan kaus bernoda darah mengamuk dengan pisau di pusat kota Sydney, Australia, Selasa (13/8/2019) pukul 14.00 siang. Dikutip dari DailyMail, sebelum menyasar warga yang lalu lalang di Wynyard Street, dia diduga membunuh seorang wanita di dalam unit apartemen dan menikam korban lainnya di belakang sebuah pub terdekat.

Korban tewas ditemukan di dalam apartemen Clarence Street dengan luka sayatan di tenggorokan. Aksinya dihentikan warga yang dengan berani melumpuhkannya dengan kursi dan peti susu. Kini polisi tengah menyelidiki apakah penyerang bernama Mert Nay dari Blacktown ini pasien rumah sakit jiwa yang kabur.

Momen dramatis saat pelaku menyasar warga di jalanan.

Pasien sakit jiwa?

Aksi Nay sejauh ini tidak dikaitkan dengan teror, meskipun saksi melaporkan ia melontarkan slogan-slogan agama termasuk meneriakkan takbir. Rekaman dramatis menunjukkan Nay yang mengenakan jumper abu-abu dan memegang pisau besar, melompat ke atas Mercedes sambil berteriak “tembak aku di kepala”.

Sementara sebagian berlarian beberapa orang dengan berani mencoba menghentikannya dengan berbekal kursi dan peti susu. Nay pun tak  bisa berkutik hingga polisi tiba. Beberapa saat Nay dilumpuhkan seorang wanita ditemukan di The Grace Hotel dengan luka tusuk.

"Dikunci" warga dengan peti krat susu.

Diamankan polisi.

Seorang pelukis jalanan yang tengah  mengerjakan mural tak jauh dari lokasi kejadian mengaku menyaksikan Nay yang membawa pisau berlari dari  enam orang yang mengejarnya.

"Saat itu ada orang yang mengejarnya, mereka mencoba menghentikannya," kata Meghan Hales yang sedang melukis di Wynyard Street. Ia menyebut pelaku penikaman berusia antara 20-an atau awal 30-an, Kaukasia dan berambut keriting gelap. Menurutnya Nay juga tak terlihat stabil.

Korban luka dibawa ke rumah sakit.

Sejauh ini korban diperkirakan enam orang dan satu di antaranya korban jiwa.

Sementara itu menanggapi aksi penikaman di siang bolong tersebut Perdana Menteri Scott Morrison menilainya sangat mengkhawatirkan. Ia juga memuji tanggapan cepat warga yang menghentikannya.

“Serangan kekerasan yang terjadi di Sydney siang ini sangat memprihatinkan. Penyerang sekarang dalam tahanan polisi berkat tindakan berani dari mereka yang ada i tempat kejadian dan mampu menghentikannya," ujarnya melalui akun  Twitter.

Digelandang ke kantor polisi.

Satu korban tewas dan korban luka ditemukan di hotel dan pub terdekat.

Sedangkan motivasi untuk serangan ini belum ditentukan karena polisi masih melakukan penyelidikan. Informasi resmi lebih lanjut akan diberikan aparat dari New South Wales termasuk rincian korban.

Menyusul kejadian ini Pusat Manajemen Transportasi meminta pengendara untuk menghindari King Street. “Semua jalur King Street ditutup dari Clarence Street ke York Street. Lalu lintas di daerah itu padat dan pengendara disarankan untuk menggunakan rute alternatif,” katanya.


Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA