Trump Perbarui Ancaman Untuk Tutup Perbatasan dan Kirim Pasukan

Dunia

Kamis, 25 April 2019 | 06:12 WIB

190425061443-trump.jpg

PRESIDEN AS Donald Trump memperbarui ancaman untuk menutup perbatasan di bagian selatan dan mengirimkan lebih banyak "pasukan bersenjata" untuk mempertahankan perbatasan. Hal itu bakal diterapkan jika Meksiko tidak mencegah rombongan imigran Meksiko masuk ke AS.

"Karavan besar dengan 20.000 orang melaju dari Meksiko," kata Trump melalui akun Twitter-nya.

"Meksiko telah mengurangi jumlah mereka, namun mereka tetap datang. Meksiko harus menangkap sisanya atau kami terpaksa menutup perbatasan dan memanggil militer."

Trump juga mengatakan, tanpa menjelaskan lebih rinci, bahwa tentara Meksiko baru-baru ini telah "mengancam" pasukan AS yang ia nyatakan sebagai "taktik pengalihan untuk mengatasi penyelundupan narkoba"

"Lebih baik itu tidak terjadi lagi! Kami sekarang mengirim PASUKAN BERSENJATA ke perbatasan. Meksiko tidak cukup berupaya menangkap dan memulangkan mereka!," cuit Trump.

Trump tidak mengatakan secara jelas maksud dari "pasukan bersenjata" karena setidaknya saat ini pasukan penjaga perbatasan AS memang sudah bersenjata. Tidak jelas juga maksud dari karavan yang disinggung oleh Trump.

Ketika ditanya mengenai cuitan Trump pada konferensi pers resmi, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan pemerintahannya akan menyelidiki insiden yang dimaksud oleh Trump.

"Tapi kami tidak akan bertengkar dengan pemerintah AS," katanya.

"Kami tidak akan membiarkan diri terpancing oleh bentuk provokasi apa pun."

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR