2 Hari Setelah Notre-Dame Terbakar, NYPD Tangkap Pria Bawa Pemantik ke Katedral St Patrick

Dunia

Kamis, 18 April 2019 | 17:19 WIB

190418172536-2-har.jpg

Daily Mail

Notre Dame terbakar

SEORANG pria berumur 37 tahun ditangkap saat berjalan masuk ke Katedral St Patrick di New York City dengan membawa bensin dua kaleng penuh dan pemantik api, pada Rabu (17/4/2019) malam

Pada saat pria itu memasuki gereja Midtown di Manhattan, ia didatangi petugas keamanan katedral, kata juru bicara kepolisian kota New York (NYPD).

Pria itu lalu meninggalkan katedral dan kemudian ditangkap oleh polisi, kata John Miller wakil komisaris intelijen dan kontraterorisme untuk NYPD dalam jumpa pers.

Baca Juga: Eropa "Terluka" oleh Kebakaran Notre-Dame

Petugas mencatat bahwa peristiwa tersebut hanya berselang dua hari setelah berita besar-besaran tentang kebakaran Katedral Notre-Dame di Paris.

"Ini menjadi isyarat akan sesuatu yang sangat mencurigakan," kata Miller kepada wartawan di luar katedral.

Tiga gereja di Louisiana terbakar habis antara 26 Maret hingga 4 April.

Pria itu mengatakan kepada polisi bahwa dia membawa kaleng bensin karena kendaraannya kehabisan bahan bakar. Pada saat polisi memeriksa kendaraan tersebut, mereka menemukan kendaraan itu tidak kehabisan bensin, maka orang tersebut ditangkap, kata Miller.

Baca Juga: Miliarder Prancis Donasikan Rp 3,1 Triliun untuk Renovasi Notre-Dame

Orang tersebut "dikenal" oleh polisi, dia menambahkan.

Polisi masih mencoba memastikan "pola pikir" dan latar belakangnya, kata Miller.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR