Dibuat Raksasa Senjata Kalashnikov, Rusia Pamer Drone Anti-Radar Kamikaze

Dunia

Selasa, 19 Februari 2019 | 13:00 WIB

190219115854-tak-t.jpg

dailymail

Rusia kembali merilis koleksi teranyar kelengkapan tempurnya. Dikutip dari DailyMail, Selasa (19/2/2019) Negeri Beruang Merah itu meluncurkan drone kamikaze baru yang diklaim mematikan, menyusul uji coba yang berlangsung mulus. 

Senjata dengan presisi sempurna  dari raksasa senjata Kalashnikov ini mampu mengirim bahan peledak ke titik-titik spesifik di  medan apa pun dengan  melewati sistem pertahanan udara musuh.

Mematikan seketika.

Tak terlacak.

Lolos uji.

Drone KYB (Cube)  dengan waktu terbang maksimum  30 menit ini dipamerkan untuk pertama kalinya pada pameran senjata internasional IBEX di Dubai, belum lama ini. Dari klip video yang dipamerkan terlihat bagaimana mesin terbang militer tak berawak ini meledakkan diri ketika mencapai target.

Drone Kalashnikov ini  terbang dengan kecepatan antara 50 - 80 mph dan dapat mengangkut bom setara  hampir tiga kilogram. "Ini  senjata yang sangat tepat dan  efektif,  sulit untuk diperangi oleh sistem pertahanan udara tradisional," ujar  Sergey Chemezov, kepala Rostec, penanggung jawab  pengembangan senjata strategis. 

Meledak di titik yang ditergetkan.

"Peledak  bisa dikirimkan tepat di titik target terlepas dari seberapa baik target tersembunyi." Ia juga memastikan drone kamikaze ini bisa beroperasi di ketinggian minimum.

Drone dikembangkan oleh ZALA Aero, anak  perusahaan  Kalashnikov Concern, perusahaan senjata utama Rusia. Tak itu saja, militer Rusia juga menyebut pihaknya sudah mulai memasok senapan serbu generasi ketiga Kalashnikov AK103 ke Arab Saudi. 

Generasi ketiga siap meluncur.

Uji coba berjalan mulus.

Ini dilakukan berdasarkan kontrak yang ditandatangani antara kedua negara pada tahun 2017. Kedua negara juga siap  menyetujui produksi bersama AK103 di Arab Saudi.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR