181107224241-usai-.jpg

Twitter

Usai Jamal Khashoggi, Jurnalis Arab Saudi, Turki bin Abdul Aziz Al-Jasser Tewas Disiksa di Penjara

Dunia

Rabu, 7 November 2018 | 22:38 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

SEORANG jurnalis dan penulis Arab Saudi, Turki bin Abdul Aziz Al-Jasser dikabarkan telah meninggal dunia karena disiksa di dalam penjara.

Kabar kematian Al-Jasser  ini dimuat dalam harian The New Khaleej terbitan Selasa (6/11/2018).

Harian itu juga mengabarkan, Al-Jasser ditangkap dan disiksa hingga tewas karena dianggap sebagai pengelola akun Twitter Kashkool.

Akun ini dikenal kerap mengungkap dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah dan keluarga kerajaan Arab Saudi.

Sejumlah sumber mengatakan, pemerintah mengidentifikasi Al-Jasser sebagai "admin" akun tersebut berdasarkan laporan mata-mata yang bekerja di kantor regional Twitter di Dubai.

Pada Maret lalu, aparat keamanan Saudi menangkap dan menahan Al-Jasser.

Menurut sejumlah sumber, para mata-mata ini adalah bagian dari tentara siber Arab Saudi yang dibentuk Saud Al-Qahtani, mantan orang kepercayaan Pangeran Mohammed bin Salman.

Lewat sebuah kicauan di akun Twitter-nya, Al-Qahtani mengatakan, menggunakan nama palsu di Twitter tidak akan melindungi sosok di balik nama tersebut dari kejaran pemerintah Saudi.

Mengkritik pemerintah apalagi keluarga kerajaan Arab Saudi amat sulit dilakukan para jurnalis negeri itu.

Salah satunya, Jamal Khashoggi (59), yang bekerja untuk harian The Washngton Post, dikenal amat keras mengkritik kebijakan pemerintah Arab Saudi lewat tulisan-tulisannya.

Pada 2 Oktober lalu, Khashoggi menghilang usai datang ke kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Setelah berulang kali menyangkal, pemerintah Arab Saudi mengakui Khashoggi tewas di dalam kantor konsulatnya tetapi membantah terlibat dalam kematian sang jurnalis.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR