181010073659-nikki.jpg

Political Hispanic

Nikki Haley Mundur Jadi Dubes AS untuk PBB, Donald Trump Ingin Angkat Anaknya, Ini Kata Ivanka

Dunia

Rabu, 10 Oktober 2018 | 07:34 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

PUTRI Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Ivanka Trump menyatakan, tidak akan menerima posisi Duta Besar AS untuk PBB setelah Nikki Haley mundur dari perannya itu.

“Adalah kehormatan untuk mengabdi di Gedung Putih bersama begitu banyak rekan yang hebat dan saya tahu bahwa Presiden akan mencalonkan pengganti yang kuat untuk Duta Besar Haley,” tulis Ivanka dalam akun Twitter pada Selasa (9/10/2018), “Saya tidak akan menggantikannya."

Trump sebelumnya mengatakan bahwa putrinya itu dapat menjadi duta besar yang luar biasa untuk PBB. “Saya tidak yakin ada orang lain yang lebih kompeten,” tambah Trump.



Namun Ivanka menampik ide tersebut dengan dalih tudingan nepotisme. Ivanka dan suaminya, Jared Kushner, saat ini telah bertindak sebagai penasihat senior untuk Trump.

Trump mengumumkan bahwa Haley akan mengundurkan diri dari posisinya sebagai Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sebelum akhir tahun ini.

Pengumuman tersebut mengejutkan banyak pihak di Gedung Putih termasuk Kepala Staf John Kelly dan Wakil Presiden Mike Pence.

Trump mengutarakan pertimbangannya untuk mencalonkan eksekutif Goldman Sachs Group Inc. Dina Powell sebagai pengganti Haley, bersama dengan beberapa orang lainnya.

Salah satu calon pengganti lainnya adalah Duta Besar AS untuk Jerman, Ric Grenell, yang dengan cepat memenangkan dukungan Twitter dari Hugh Hewitt dan beberapa rekan Trump.

Trump mengatakan Haley akan membantunya membuat "pilihan terakhir" sebagai penggantinya

Selama menjabat sebagai Duta Besar AS untuk PBB, Haley terdengar selalu mendukung kebijakan-kebijakan AS yang kontroversial di mata dunia. Dalam cuitannya pula, Ivanka memberi kredit terhadap Haley.

“Duta Besar Haley telah melayani Amerika dengan martabat. Dia adalah seorang pembaru yang berani dan telah mengusung kebenaran yang tak tergoyahkan, realisme berprinsip dan integritas di dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Jared dan saya bersyukur berteman dengannya.”

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR