180711213522-dibek.jpg

Daily Sabah

Dibekuk Polisi Turki, Harun Yahya Tuding Ada Keterlibatan Pemerintah Inggris

Dunia

Rabu, 11 Juli 2018 | 21:35 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

ADNAN Oktar alias Harun Yahya ditangkap polisi Turki di Istanbul. Saat ditangkap, dia menuduh penangkapan ini merupakan persekongkolan pihak Inggris.

"Ini adalah konspirasi negara dalam negara Inggris," kata Harun Yahya kepada reporter sebagaimana dilansir media Turki, Hurriyet Daily News, Rabu (11/7/2018).

Harun Yahya menggunakan istilah 'deep state' alias 'negara dalam negara' atau kekuatan yang mampu mengendalikan negara. Entah siapa yang dia tuduh itu.

Berdasarkan pernyataan Kepala Kantor Kejaksaan Istanbul, Oktar, "Telah ditangkap saat dia berusaha untuk kabur."

Selanjutnya, dia dikawal polisi menuju Rumah Sakit Negara Haseki di Istanbul untuk pemeriksaan medis.

Diberitakan Daily Sabah, polisi menuduh Oktar dan para pengikutnya telah melakukan tindak kriminal seperti membentuk geng kriminal, melakukan penipuan, dan penganiayaan seksual. Ratusan orang itu merupakan orang-orang yang dicurigai terlibat dalam geng bentukan Harun Yahya.

Kantor berita Turki, Anadolu Agency melaporkan, geng Oktar dituduh melakukan banyak tindak kriminal, mulai dari membentuk organisasi dengan niat jahat, melakukan kejahatan seksual anak, melakukan hubungan intim dengan anak di bawah umur, melakukan penculikan, menyekap anak di bawah umur, hingga melanggar aturan hukum soal pajak dan melanggar undang-undang antiteror.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR