180710140740-tingk.jpg

dailymail

Tingkatkan Kujungan Turis, Wali Kota Lebanon Wajibkan Polisi Berseragam Seksi

Dunia

Selasa, 10 Juli 2018 | 14:07 WIB

Wartawan: Mia Fahrani

Kota kecil Brummana di Lebanon mendadak mewarnai berita. Dikutip dari DailyMail kemarin, ini menyusul  kebijakan wali kotanya yang dianggap nyeleneh. Ia meminta polisi lalu lintas di kota yang berlokasi sekitar 10 mil dari Beirut itu mengenakan seragam baru,

Bukan seragam biasa tentunya. Melainkan setelan celana pendek yang disebut bakal membuat turis betah, khususnya mereka yang datang dari Eropa. Laporan Lelabese Examiner,  terobosan ini jelas mendapat reaksi.

Really?

Ditolak konservatif dan liberal sekaligus.

Kalangan konservatif menyoroti “aspek teknis” dari seragam baru ini. Mereka menilai kostum yang lebih mirip baju santai itu membuat petugas tak akan leluasa bergerak. Sedangkan kelompok liberal menolaknya dengan alasan eksploitasi perempuan.

Meski demikian, Wali Kota Pierre Achkar percaya seragam baru ini setidaknya bakal meningkatkan jumlah turis. “Kami juga ingin mengubah imej Lebanon yang selama ini tak begitu ‘cerah’ di negara-negara Barat,” katanya.

Officer!

Soal celana pendek, Achkar beralasan 99 persen turis dari Mediterania yang selama ini mendominasi juga mengenakan kostum serupa. “Untuk menarik turis, rupanya wali kota berpikir kita harus mundur berabad-abad...”, “Bahkan perempuan Barat kini mengenakan seragam yang bermartabat. Kita?”

Demikian di antara komentar yang bermunculan menanggapi kebijakan yang baru uji coba ini. Bagaimana dengan pendapat para polwan sendiri? “Melibatkan perempuan demi kemajuan hal yang sangat baik. Masalahnya mengapa harus mengubah standar yang justru mengekspoitasi?” ujar seorang polwan yang menolak disebutkan namanya.

Ok, we heard you!  

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR