Selaraskan Komitmen Untuk Peningkatan Nilai UN, Cadisdik Wilayah VI Selenggarakan Rakor

Dinas Pendidikan Jabar

Jumat, 11 Oktober 2019 | 18:03 WIB

191011175420-selar.jpg

ist

SEBANYAK 210 penyelenggara pendidikan di lingkup Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah VI mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) "Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Peningkatan Nilai Ujian Nasional", di Aula Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cisarua, Jln. Kolonel Masturi No. 64, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (11/10/2019). Acara ini dibuka oleh Kadisdik Jawa Barat (Jabar), Dewi Sartika.  

Kepala Cadisdik wilayah VI, Ester Miory Dewayani menuturkan, rakor tersebut bertujuan menyelaraskan komitmen di seluruh satuan pendidikan yang ada di Cadisdik Wilayah VI untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui hasil Ujian Nasional (UN). Terlebih, rerata nilai hasil UN di wilayah ini masih membutuhkan peningkatan. "Rerata nilai UN tahun ajaran kemarin, Kabupaten Cianjur mendapatkan 48,45. Sedangkan Kabupaten Bandung Barat meraih 50,08," tuturnya.

Menurutnya, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh satuan pendidikan guna mencapai hal tersebut. Antara lain, meningkatkan kemampuan guru dalam membaca kisi-kisi UN, penguatan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) di tiap kabupaten/kota, menerapkan sistem penjaminan mutu internal (SPMI), memetakan mutu satuan pendidikan serta memberdayakan pengawas sekolah dalam persiapan dan pelaknaan UN.

"Selain itu, komite sekolah pun harus memiliki komitmen dalam penyusunan rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS) agar mampu meningkatkan standar kompetensi lulusan," katanya.

Kepala SMAN 1 Cisarua, Tuti Kurniawati sebagai salah satu peserta rakor, berkomitmen mewujudkan peningkatan nilai UN. Selain uraian yang dijelaskan oleh Cadisdikwil VI, Tuti akan mengoptimalkan try out sebagai persiapan siswa menghadapi UN. "Kita akan fokuskan pembelajaran berbasis materi ke UN dengan melaksanakan try out setiap satu bulan sekali. Hasilnya akan dilaporkan kepada guru mata pelajaran masing-masing agar mampu mengetahui bagian mana yang harus ditingkatkan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Pendidikan Cadisdikwil VI sekaligus Ketua Panitia Acara, Fandi Aditya Fardani menjelaskan, ke-210 peserta rakor terdiri dari berbagai elemen penyelenggara pendidikan di wilayah VI. Meliputi, musyarawah kerja kepala sekolah (MKKS) SMA/SMK/SLB, pengawas SMK/SMA/SLB, MGMP tingkat Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat serta tim pengembang pendidikan di tiap daerah.

Materi yang disampaikan pada acara yang berlangsung selama satu hari tersebut, lanjut Fandi, yakni arahan dan paparan kebijakan pendidikan di Jabar serta strategi peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan peran pengawas, kepala sekolah, dan guru. "Nanti juga akan diadakan diskusi terpumpun dan penyusunan rencana tindak lanjut tentang peningkatan nilai UN dengan output dokumen perjanjian kinerja kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah juara," terangnya.


Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA