Sekdisdik Imbau Yayasan dan Kepala SMK Swasta Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan

Dinas Pendidikan Jabar

Kamis, 19 September 2019 | 21:10 WIB

190919211126-sekdi.jpg

SEKRETARIS Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Jawa Barat (Jabar), Firman Adam mengimbau seluruh yayasan dan kepala sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Jawa Barat untuk meningkatkan mutu pelayanan operasional sekolah serta layanan pendidikan agar bisa mewujudkan sekolah juara.

Hal tersebut dikemukakan Sekdisdik dalam Rapat Koordinasi Yayasan dan Kepala SMA/SMK Swasta Se-Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII di Aula Dewi Sartika Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Kamis (19/9/2019).

Menurut Sekdisdik, peningkatan mutu pendidikan memiliki pengaruh besar dalam membentuk kualitas suatu sekolah. Selain itu, guna menyesuaikan dengan standar nasional pendidikan (SNP) untuk mewujudkan mutu pendidikan di Indonesia, seperti meningkatkan standar guru dan tenaga kependidikan yang meliputi pedagogis, sosial, kepribadian, dan profesional.

“Peningkatan mutu ini berkaitan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam mengembangkan pembangunan pendidikan di Jawa Barat. Untuk mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin dengan inovasi dan kolaborasi maka diperlukan jalinan komunikasi yang intens antarkepala sekolah dan yayasan,” tuturnya.

Pembangunan pendidikan di Jabar, lanjut Sekdisdik, sebenarnya telah terangkum dalam program Sekolah Juara, Guru Juara, SMK Juara, Jabar Masagi, dan Perguruan Tinggi Juara. Oleh karena itu, setiap sekolah swasta di Jabar dipersilakan menyesuaikan dengan berbagai program tersebut agar bisa terlibat dalam Jabar Juara.

“Terutama di SMK, peningkatan mutu di bidang kejuruan sangat diperlukan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul. Anak-anak dituntut memiliki skill dan bisa memilih untuk bekerja, melanjutkan atau berwirausaha,” ujarnya.

Sekdisdik mengatakan, persepsi lulusan SMK bisa langsung bekerja telah tertanam sejak orang tua siswa memutuskan anaknya masuk sekolah kejuruan. Sehingga, masyarakat menganggap lulusan SMK bisa langsung bekerja di industri.

“Ekspektasi masyarakat menyekolahkan anaknya ke SMK sangat tinggi. Oleh karena itu, sekolah wajib memprosesnya melalui teaching learning, mengasah skill, dan menghasilkan output yang berkualitas. Oleh karena itu, mari kita wujudkan ekspektasi masyarakat tersebut. Salah satunya, dengan meningkatkan mutu pendidikan,” pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA