SMKN 1 Ciomas Datangkan Kreator Animasi ke Sekolah

Dinas Pendidikan Jabar

Selasa, 3 September 2019 | 21:58 WIB

190903215943-smkn-.jpg

Disdik Jabar

JURUSAN animasi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Ciomas, Kabupaten Bandung melakukan inovasi pembelajaran dengan mendatangkan kreator animasi. Kegiatan bertajuk "Kelas Inspirasi" ini, digelar untuk berbagi pengalaman kepada para siswa.

Ketua Program Jurusan Animasi SMKN 1 Ciomas, Januar Ashari mengatakan, kelas inspirasi merupakan upaya sekolah untuk membekali siswa mengenai ilmu animasi langsung dari praktisinya. Sehingga, dapat memberi gambaran mengenai dunia industri animasi. Mulai dari mengembangkan ide, proses produksi, penerimaan di masyarakat hingga cara mendapatkan penghasilan.

"Karena, guru bukan praktisi, tapi akademisi yang tahu cara mengajar. Tapi secara riil, pada perkembangannya mereka yang berada di dunia industri lah yang tahu," kata Januar saat dihubungi, Senin (2/9/2019).

Selain mendengarkan langsung pengalaman kreator animasi, kelas inspirasi pun dikonsep seinteraktif mungkin. Upaya ini dilakukan agar siswa benar-benar memahami dan menggali lebih banyak ilmu dari sang kreator. "Bukan hanya ngobrol, tapi juga berdiskusi mengenai alur pembuatan cerita sampai proses produksi sehingga anak-anak tahu bagaimana prosesnya," tuturnya.

Pihak sekolah pun merespon baik terobosan pembelajaran tersebut. "Sekolah merespon baik karena ini merupakan salah satu terobosan pola pembelajaran. Enggak harus kaku di kelas, tapi dibuat lebih menyenangkan, seru, menarik, dan asyik," ujarnya.

Kelas inspirasi jurusan animasi SMKN 1 Ciomas yang digelar pada Selasa (27/8/2019) ini, mengundang Kreator Animasi Dalang Pelo, Nur Alif Ramadhan atau akrab disapa 'Acil' untuk menjadi pembicara.

Mengambil genre komedi absurd dan mengudara di media sosial, animasi karya Acil ini berhasil mencuri perhatian masyarakat. Total, sudah ada 4 juta pengguna yang mengikuti Dalang Pelo di media sosial Instagram dan tak kurang 1,8 juta subscriber di Youtube.

Januar menuturkan, pemilihan Acil sebagai pembicara tak lepas dari segmentasi animasi yang ia buat, yakni remaja. "Hampir semua anak-anak tahu Dalang Pelo. Sehingga, ketika diajak sharing, mereka sangat antusias dan banyak pertanyaan yang langsung ditanyakan," katanya.

Suksesnya animasi Dalang Pelo dan animasi lainnya, lanjut Januar, tak lepas dari kemajuan teknologi komunikasi yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh siswa. "Animasi saat ini enggak harus fokus di televisi, tapi telah memanfaatkan media digital. Ini bisa jadi media untuk menyalurkan karya. Jika menarik, bisa viral juga," pungkasnya.

Editor: Endan Suhendra



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA