Kasus Video "Vina Garut" Segera Disidangkan

Daerah

Senin, 11 November 2019 | 20:20 WIB

191111205625-kasus.jpg

Agus Somantri

Penyidik Kejari Garut memeriksa tersangka V dan W setelah berkas perkaranya dilimpahkan dari Polres Garut ke Kejari Garut, Senin (11/11/2019).


PENANGANAN kasus video "Vina Garut" saat ini sepenuhnya sudah menjadi tanggung jawab pihak Kejaksan Negeri (Kejari) Garut. Pihak Kejari juga sudah mendapatkan hasil digital forensik video "Vina Garut" yang keberadaannya sangat diperlukan sebagai barang bukti pengungkapan kasus tersebut.

"Penyerahan berkas kasus video 'Vina Garut' dari penyidik kepolisian saat ini sudah memasuki tahap dua. Dengan demikian kini penanganan kasusnya sudah sepenuhnya menjadi tanggung jawab kami," ujar Kasipidum Kejari Garut, Dapot Dariarmaa, Senin (11/11/2019).

Dikatakannya, selain berkas saat ini Kejari juga sudah menerima limpahan tersangka serta sejumlah bukti dari penyidik Polres Garut. Adapun barang bukti yang telah diterima antara lain, sprei, baju, dan dua buah ponsel masing-masing milik tersangka V dan almarhum Rayya.

Terkait kelengkapan bukti berupa berupa video, disebutkan Dapot pihaknya telah menerima lebih dari 100 video adegan tak senonoh yang dilakukan para tersangka. Video-video itu ditemukan pada ponsel milik tersangka V dan almarhum Rayya.

Namun menurutnya, dari 100 lebih video itu, pihak Mabes Polri hanya mengambil dua untuk dilakukan digital forensik. Dua video yang diambil yakni yang sempat viral di media sosial saat awal-awal kemunculannya.

"Dua video awal saja yang sempat viral di media sosial yang dilakukan digital forensik oleh Mabes Polri. Namun sisanya yang mencapai lebih dari 100 video itu oleh Direktorat Siber juga telah diamankan dan kini telah dilimpahkan pula kepada kami," katanya seperti ditulis wartawan "KP", Aep Hendy S.

Ia menyampaikan, keberadaan hasil digital forensik memang sangat dibutuhkan untuk mengetahui kapan video itu diambil. Dari 100 lebih video yang ada, pemerannya rata-rata dilakukan para tersangka.

Setelah penyerahan berkas tahap dua dari pihak penyidik Polres Garut, kata Dapot, pihaknya akan segera melimpahkannya ke Pengadilan agar kasusnya bisa segera memasuki persidangan. Namun ia berharap agar penyidik Polres Garut juga secepatnya menyerahkan berkas tersangka lainnya dengan tersangka D.

"Saat ini yang sudah P21 kan baru berkas perkara dengan tersangka V dan W sedangkan yang berkas perkara dengan tersangka D belum. Kami inginnya ketiga berkasnya dilimpahkan bersamaan ke Pengadilan agar sidangnya pun sama-sama," jelas Dapot.

Pantauan di Kejari Garut, Senin (11/11/2019) siang, pihak penyidik Polres Garut menyerahkan tersangka V dan W beserta sejumlah bukti ke pihak Kejari. Siang itu juga tersangka V dan W sempat menjalani pemeriksaan di Kejari.

Selain Kasipidum dan sejumlah jaksa, Kajari Garut juga sempat menanyakan beberapa hal kepada V dan W. Sepanjang menjalani pemeriksaan, V lebih banyak menundukan kepalanya walaupun sesekali mengangkat kepalanya untuk melihat ke Kajari yang tengah mengajaknya berbicara.

Saat itu, tersangka V hadir di Kejari Garut dengan mengenakan kemeja putih dan rok serta kerudung hitam. Sedangkan tersangka W terlihat mengenakan kaos warna abu stri merah dan celana hitam.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah penyidik sempat menanyakan kondisi kesehatan V dan W. Dengan tegas kedua tersangka menyatakan kalau dirinya saat ini dalam kondisi sehat.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA