Tahun 2020 Tol Cigatas Mulai Dibangun, Ini Pintu Tol di Garut

Daerah

Kamis, 7 November 2019 | 16:27 WIB

191107162902-tahun.jpg


PEMBANGUNAN jalan tol Bandung – Garut – Tasik (Cigatas) akan dimulai pada tahun 2020. Bahkan ditargetkan tahun 2024 pembangunan tol tersebut rampung dan sudah beroperasi. Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Garut, Widiana Cs, Kamis (7/11/2019).

"Pembangunan sudah akan dimulai pada tahun 2020, ditargetkan 2024 sudah beroperasi dan mampu mengurai kemacetan," katanya.

Dijelaskan Widi, dalam gambar pembangunan tol Cigatas, ada tiga perencanaan gambar jalan tol yang melintasi wilayah kabupaten Garut. Melalui jalur Garut utara yakni Limbangan Selaawi, kemudian melalui jalan Samarang, dan terakhir melalui jalur Banyuresmi. Pada akhirnya diputusan akhir akan melalui jalur Banyuresmi dan Cilawu.

“Diawali dari gerbang tol Dayeuhkolot, semula informasinya dari Cileunyi. Kemudian masuk ke Gedebage, dari situ langsung ke arah Garut. Ini sudah jelas setelah saya mengikuti rapat terakhir bersama Dirjen Perhubungan, bahkan gambarnya pun sudah ada”, jelasnya.

Paling menggembirakan, kata Ia, rencananya di Garut memiliki dua pintu masuk dan keluar. Lokasinya di Banyuresmi dan Cimaragas antara Garut kota dan Cilawu. Pintu keluar di Banyuresmi untuk mengakomodir pengendara dari wilayah Garut utara.

“Tentu, hadirnya jalan tol di Garut akan berpengaruh terhadap berkembangnya perekonomian di masyarakat Garut. Kemudahan sarana transportasi akan memudahkan investor luar datang ke Garut”, terang Widiana.

Guna menghadapi persiapan pembangunan tol, pemerintah daerah harus sudah siap menyiapkan infrastuktur penunjang lainnya. Mulai sarana tempat wisata sebagai ikon yang sudah dikenal keluar, fasilitas hotel, kuliner dan masyarakatnya yang menjadi penerima manfaat perkembangan ini.

Ia mengaku, dengan adanya pembangunan tol dan Garut memiliki pintu masuk dan keluar, akan berdampak positif baik bagi pariwisata dan peningkatan ekonomi.

"Garut harus siap-siap dalam menghadapi dampak pembangunan tol, termasuk bukan saja akan memiliki gerbang tol, melainkan akan berdampak positif bagi perekonomian," pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA