Jangan Macam-Macam dengan Dana Desa!

Daerah

Kamis, 7 November 2019 | 14:54 WIB

191107145355-janga.jpg

ist

ilustrasi

KEPALA Inspektorat Kab. Sumedang, H.Subagio, memberikan ultimatum kepada seluruh seluruh perangkat desa agar jangan macam-macam dalam penggunaa dana desa (DD). Jika tetap "nakal", maka harus siap-siap berurusan dengan aparat penegak hukum.

"Saya selalu mengingatkan agar dalam penyerapan dana desa, mereka dapat tertib administrasi, sesuai aturan yang berlaku," ujar Subagio, di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019).

Subagio menyampaikan warning itu karena tak ingin ada lagi kasus yang terjadi. Sebelumnya, kasus penyimpangan dana desa pernah terjadi disalah satu desa di wilayah Kecamatan Pamulihan, hingga perkaranya ditangani aparat penegak hukum.

"Cukuplah kasus itu menjadi pelajaran bagi kita semua, khususnya pengelola dana desa. Karena itu, saya tegaskan lagi, jangan macam-macam dengan dana desa," tandasnya.

Dengan digelontorkannya Dana Desa oleh Pemerintah Pusat dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD, lanjut Subagio, auditor inspektorat dipastikan banyak bersentuhan dengan aparatur Pemerintahan Desa, yang tersebar di 270 desa se-Kab. Sumedang.

Auditor biasanya memberikan pembinaan, maupun melakukan pemeriksaan (audit) terhadap realiasai atau hasil kegiatan yang dibiayai dari DD maupun ADD.

"Untuk itu saya ingatkan, mereka jangan main-main dalam menjalankan tugasnya. Jika pengawasan lemah, realisasi penggunaan DD dan ADD rentan terjadinya penyimpangan. Apalagi, SDM di masing-masing desa dalam melakukan pengelolaan administrasi keuangan belum merata. Karena itu, sudah menjadi tugas kami untuk melakukan pembinaan sekaligus pengawasan atas penggunaan dana tersebut,” tandas Subagio.

Editor: Lucky M. Lukman



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA