Buruh Nilai Kinerja Disnakertran Subang Buruk

Daerah

Rabu, 6 November 2019 | 17:04 WIB

191106170647-buruh.jpg

Dally Kardilan

RATUSAN buruh Kabupaten Subang yang berasal dari KASBI, FSPMI, SPMKB, SPG Yountek, dan Forum Buruh Perempuan Subang menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Subang, Rabu (6/11/2019) siang.

Kedatangan para buruh ke Kantor DPRD Subang untuk menyuarakan beberapa aspirasi, salah satunya menolak kenaikan BPJS Ketenagakerjaan 100%, dan kenaikan upah minimum sektoral  harus 20% di tahun 2020.

“Kami juga menilai  kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang sangat buruk. Sebab, setiap tahun selalu tidak memihak ke nasib buruh dan ironisnya ada perusahaan yang bangkrut karena ditinggal lari pemilik sehingga buruh terlunta-lunta, " ungkap Korlap Edi.

Untuk itulah para buruh di Subang mendesak agar kinerja Disnakertran lebih baik lagi, sesuai dengan visi misi Subang Jawara.

“Pemerintah harus pro terhadap buruh. Kami semua meminta upah minimum sektoral di tahun 2020 dinaikkan  serta mendesak kinerja Disnakeetrans akan lebih baik lagi,” tegasnya.

Aksinya ratusan massa gabungan berbagai serikat buruh datang dari  wilayah kecamatan Pabuaran dan Cipeundeuy. Mereka berkompoy dengan pengawalan dari petugas gabungan TNI Polri dan Satpol PP serta Dishub.

Para buruh juga menyayangkan dengan lambatanya respon DPRD Subang karena sudah satu setengah bulan melayangkan surat untuk hearing belum juga ada jawaban.

“Kami gabungan dari Aliansi, hari ini lakukan aksi demo ke gedung DPRD Subang untuk mempertanyakan kapan bersedia siapnya perwakilan dari anggota DPRD Subang hearing dengan kami semua terkait berbagai permasalahan buruh, “kata orator lainnya.

Mereka juga berharap dalam waktu dekat sudah ada jawaban dan mendesak agar DPRD segera mengambil sikap dengan kenaikan 100% BPJS ketenagakerjaan. Sebab, mereka akan terus berjuang agar nasib buruh ada perubahan. 

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA