Kontestasi Pilkades Serentak di Tasikmalaya, Rawan Gesekan

Daerah

Rabu, 23 Oktober 2019 | 12:25 WIB

191023122611-konte.jpg

Septian Danardi

DARI 138 desa di Kabupaten Tasikmalaya, sebanyak 573 calon kepala desa yang berkontestasi pilkades 2019. Pelaksanaan Pilkades tersebut rawan terjadi gesekan, sehingga Jajaran Polres Tasikmalaya meminta bantuan Brimob Polda Jabar untuk antisiapasi kerawanan tersebut.

"Sampai tahapan ini, secara umum berjalan aman dan lancar. Namun guna antisipasi gesekan 2/3 kekuatan polisi akan diturunkan bersama satuan samping sekitar delapan ratus", kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra, usai apel gelar pasukan, Rabu (23/10/2019).

Dikatakannya, pihaknya memastikan akan siaga dan tidak boleh menganggap mudah tingkat kerawanan selama proses pilkades. Ditambah paling rawan terjadi gesekan yaitu pasca pemilihan.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan kerawanan khususnya pada pengihitungan suara, pencobloaan dan pengumuman kades terpilih.

"Polisi akan menindak tegas pelanggar dan pelaku yang akan mengacaukan kelancaran Pilkades, sesuai standar oprasional," katanya.

Sementara dilokasi yang sama, Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Infanteri Imam Wicaksana menambahkan, pihaknya besama pasukan TNI turut mengamankan pada proses pilkades bersama kepolisian.

"Kita menerjunkan pasukan kurang lebih 100 anggota TNI untuk memantau dan mengamankan pelaksanaan Pilkades serentak," katanya.

Diharapkannya, pada pelaksanaan Pilkades profesionalitas petugas Kepolisian, TNi dan panitia pemiliuan pilkades akan menciptakan pilkades yang aman dan jujur adil.

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA