Kejari Evaluasi Kasus Dugaan Korupsi DPRD Garut

Daerah

Jumat, 18 Oktober 2019 | 21:43 WIB

191018214743-kejar.jpg

agus somantri


KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Garut mengevaluasi kasus dugaan tindak pidana korupsi pokok pikiran (pokir) yang terjadi di lingkungan DPRD Kabupaten Garut, Jawa Barat selama ini hampir satu tahun belum ada orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Untuk kasus pokir sedang dievaluasi oleh penyelidiknya," kata Kepala Kejari Garut Azwar kepada wartawan, di Garut, Selasa (15/10/2019) lalu.

Ia menuturkan, Kejari Garut selama ini sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi dana pokir dan biaya operasional anggota DPRD Garut tahun anggaran 2018.

Baca Juga: Bupati Garut : Penetapan Kadispora Sebagai Tersangka Tidak Ganggu Pelayanan

Evaluasi itu, kata dia lagi, dilakukan untuk mengetahui apa saja yang kurang hingga sampai saat ini belum dapat dituntaskan oleh tim penyelidik Kejari Garut.

"Kasusnya jangan terlalu lama, segera diselesaikan dan disimpulkan," katanya lagi.

Menurut dia, kasus dugaan korupsi di DPRD Garut itu sudah berlangsung lama ditangani Kejari Garut, bahkan sudah memeriksa sejumlah saksi dari kalangan anggota DPRD Garut termasuk PNS/ASN.

"Apa yang masih kurang kita lengkapi, jangan diperiksa terus, ketika selesai lalu dievaluasi," katanya.

Baca Juga: Bupati Garut Akan Beri Bantuan Hukum kepada ASN yang Tersandung Kasus Korupsi

Ia menambahkan, adanya pemberitaan telah memeriksa 150 orang, pernyataan itu merupakan jumlah perkiraan, sedangkan yang sudah diperiksa sebanyak 60 orang.

"Sekarang dari data yang sudah ada 60 orang yang diperiksa," katanya pula.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA