Warga Tasikmalaya Digegerkan Video Porno Anak Sekolah

Daerah

Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:52 WIB

191017153122-warga.jpg

okezone

Ilustrasi.

WARGA dihebohkan dengan beredarnya video porno yang diperankan oleh sepasang kekasih. Video adegan panas itu menggegerkan warga di Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.

Keduanya melakukan adengan mesra disebuah rumah tepatnya di ruang tamu saat rumah tersebut sedang sepi.

Diduga pasangan kekasih itu masih remaja. Sebab, dalam video tersebut pemeran perempuan terlihat masih mengenakan seragam sekolah warna coklat. Diduga itu merupakan seragam pramuka yang dikenakanya itu.

Dalam tayangan video tersebut, perempuan muda mengenakan kerudung tengah duduk mengangkang di kursi motif batik. Sedangkan pasangannya setengah duduk di lantai tengah melakukan adegan mesra dengan membelakangi kamera.

"Awalnya video tersebut tersebar dari mulut ke mulut dan hingga antar pesan berantai di telepon seluran melalui pesan WA," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto saat ditemui di kantornya, Kamis (17/10/2019).

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih menelusuri lokasi video asusila tersebut. Meski beredar di kawasan Tasikmalaya, namun pihaknya belum bisa memastikan bahwa perbuatan itu dilakukan di wilayah Tasikmalaya. Dan pasangan tersebut juga belum bisa diketahui. "Kami belum bisa memastikan itu di wikayah mana," katanya.

Diungkapkan Ato, adegan dalam rekaman itu seperti sengaja direkam, terlihat suasana rumah sedang sepi. Temnok rumah yang ada dalam tayangan itu berwarna merah muda, gordeng warna coklat dan ada foto yang menemoel pada tembok tersebut.

Ditambahkan Ato, menurut penulusuran pihaknya, video adegan panas berdurasi sekitar 22 detik tersebut juga beredar melalui pesan berantai di kawasan Padagerang, Kabupaten Pangandaran.

"Sehingga belum bisa dipastikan lokasi tempat pasangan melakukan adegan tersebut. Kami masih terus menelusuri dan berkoordinasi dengan taman-teman KPAID di daerah lainnya," katanya.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA