4 ASN Pemkab Garut Jadi Tersangka Korupsi Sapi Perah

Daerah

Rabu, 16 Oktober 2019 | 13:47 WIB

191016133821-4-asn.jpg

EMPAT Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Garut dan satu penyedia barang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan sapi perah.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, Deny Marincka Pratama, mengatakan, penetapan kelima tersangka dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan.

Menurut Deny, kelima orang yang sudah ditetapkan menjadi tersangka tersebut masing-masing adalah AS, YY, dan S sebagai Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP), lalu DN sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta YS sebagai penyedia barang.

"Dari empat ASN yang jadi tersangka, satu orang sudah pensiun. Tapi saat melakukan tindak korupsi, satu ASN itu masih aktif bekerja," ujarnya, Rabu (16/10/2019).

Deny menyebutkan, korupsi yang dilakukan para tersangka bersumber dari APBN tahun 2015, dengan kerugian negara mencapai sekitar Rp 400 juta. "Seharusnya dari anggaran yang ada, mereka membeli sapi bunting. Tapi ada sebagian sapi tidak bunting dibeli," ucapnya.

Deny menuturkan, kasus dugaan korupsi itu kemungkinan besar masih bisa berkembang. Hingga kini pihaknya masih memeriksa sejumlah pihak terkait.

"Untuk anggaran pengadaan sapi perah sebesar Rp 2,3 miliar. Lokasi sapi perahnya ada di Kecamatan Cilawu dan Cisurupan. Kami masih terus kembangkan kasus ini," katanya.


Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA