Banjar Terancam Jadi Kota Mati

Daerah

Jumat, 11 Oktober 2019 | 09:40 WIB

191011094134-banja.jpg

dok

ilustrasi

KOTA Banjar terancam menjadi kota mati. Hal itu diprediksi jika nanti saat ada proyek pembangunan jalan tol Bandung-Cilacap, tidak ada exit tol (keluar masuk) yang strategis dan bermuara ke wilayah kota Banjar.

"Pembangunan jalan tol dari Tasikmalaya tujuan Cilacap diprogramkan mulai tahun 2024. Kendati masih lama, tetap saja harus dipersiapkan segala sesuatunya dari sekarang ini," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kota Banjar, H Edy Djatmiko seperti ditulis pikiran-rakyat.com, Jumat (11/10/2019).

Sebelumnya, Edy dan Kepala Bappeda Kota Banjar, H Agus Nugraha mengungkapkan, exit tol dari jalur utara itu diprogramkan sekitar wilayah Katapang, Kec. Purwaharja, Kota Banjar.

"Exit tol dari arah utara itu sudah dikaji amdal-nya. Seiring adanya perubahan rencana exit tol dari Cimaragas, Kab. Ciamis. Otomatis, harus ada amdalnya lagi. Kemudian, kemampuan jalan selatan juga itu diharus dikaji lagi oleh Tim Ahli," ujar Edy yang diiyakan Agus.

Agus mengatakan, menuju Banjar menjadi kota tujuan dan persiapan menjadi kawasan exit tol mendatang. Mulai saat ini harus diperbanyak daya tarik, penggalian potensi yang ada di Kota Banjar.

"Banyaknya daya tarik, secara otomatis Banjar menjadi Kota tujuan itu," ujar H Agus kepada wartawan Kabar Priangan, Dede Iwan.
Penggalian potensi

Anggota DPRD Banjar dari PKB, Annur, mendukung dimaksimalkannya penggalian potensi Sumber Daya Alam yang ada di Kota Banjar. Diharapkan kondisi ini berdampak positif, menjadi daya tarik kedatangan investor ke Kota Banjar.

"Pertumbuhan investasi harus dimaksimalkan. Sama halnya penggalian SDA yang ada di Kota Banjar selama ini. Menuju pencapaian itu harus didukung ketersediaan anggaran nantinya," ujar H Annur.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA