Pengungsi Wamena Trauma, Ini Layanan yang Bakal Diberikan Pemkab Garut

Daerah

Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:47 WIB

191010105031-pengu.jpg

agus somantri

WAKIL Bupati Garut, Helmi Budiman, menyebutkan, bila dilihat secara psikis, para pengungsi Wamena banyak yang mengalami trauma. Karena itu, Pemkab Garut akan memberikan trauma healing kepada 18 warga Garut yang baru tiba dari Papua itu, Rabu (9/10/2019).

"Secara psikis, raut mukanya ada gambaran-gambaran kesedihan. Makanya kita akan siapkan tim untuk tangani itu (trauma)," ucapnya.

Menurut Helmi, warga Garut yang merantau ke Papua tersebut menjalani berbagai macam profesi, seperti pedagang, buka bengkel las, bekerja di bidang bangunan, dan yang lainnya.

Baca Juga: Kesaksian Orang Garut, Warga Wamena Sebenarnya Sangat Baik kepada Pendatang

Meski mengalami kesedihan dan trauma akibat peristiwa yang terjadi di Wamena, namun mereka juga merasa senang dan gembira karena bisa kembali pulang dengan selamat dan tak kurang suatu apapun.

"Ke 18 warga ini berasal dari lima kecamatan. Setelah diperiksa kesehatan, mereka akan diantar pulang oleh para camat," ujarnya.

Helmi menyebutkan, kepulangan ke 18 warga Garut ini tentunya akan membuat keluarga mereka menjadi tenang. Pasalnya selama dua minggu ini, banyak dari keluarga mereka yang khawatir dengan kondisi yang tengah terjadi di Papua.

"Jadi sekarang keluarga mereka sudah tidak khawatir lagi, karena sudah pulang dengan selamat," katanya.

Baca Juga: Wiranto : Situasi Kamtibmas di Wamena dalam Kondisi Aman

Helmi menambahkanm terkait jumlah warga Garut yang merantau ke Papua, pihaknya belum mengetahui secara pasti. Saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pastinya.

Editor: Endan Suhendra



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA