Kesaksian Orang Garut, Warga Wamena Sebenarnya Sangat Baik kepada Pendatang

Daerah

Kamis, 10 Oktober 2019 | 09:21 WIB

191010092343-kesak.jpg

Agus Somantri

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Bersama Kapolres Garut, AKBP Dede Yudi Ferdiansah, dan Dandim 0611 Garut, Letkol Inf. Erwin Agung, berbincang-bincang dengan warga Garut yang baru tiba dari Papua di Aula Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Rabu (9/10/2019) malam

SEBANYAK 18 warga Kabupaten Garut yang sempat menjadi pengungsi di Papua, tiba di Kantor Bupati Garut pada Rabu (9/10/2019) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Kedatangan para pengungsi tersebut disambut langsung Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Kapolres Garut, AKBP Dede Yudi Ferdiansah, Dandim 0611 Garut Letkol Inf. Erwin Agung, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Deni Suherlan.

Ade Toto (60), salah seorang pengungsi asal Kampung Jungsereh, Desa Cintadamai,Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut mengaku bersyukur sudah tiba di Garut dengan selamat. Ia pun mengaku senang karena dapat kembali berkumpul dengan keluarganya.

"Cukup lelah juga setelah hampir dua minggu berada di pengungsian. Sekarang saya ingin cepat pulang ke rumah sudah kangen berkumpul dengan keluarga. Apalagi mereka khawatir setelah tahu kondisi di Papua," ujarnya di halaman Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Rabu (9/10/2019) malam.

Ade menuturkan, dirinya sudah sejak tahun 2000 merantau ke Papua. Menurutnnya, warga Wamena sebenarnya sangat baik kepada pendatang dan selama ini hidup rukun berdampingan. Namun karena ulah segelintir oknum, akhirnya warga pendatang pun menjadi sasaran.

"Selama ini saya selalu bolak-balik ke sana (Wamena) karena memang saya usaha di sana. Bahkan baru dua bulan lalu saya berangkat lagi ke Papua. Mungkin sudah jalannya harus pulang dulu," ucapnya.

Diakui Ade, meski sempat mengalami trauma akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena, namun jika keadaan sudah benar-benar aman dirinya pun berniat untuk kembali lagi ke Papua.

"Saya bersama lima ponakan berjualan wallpaper keliling di sana. Tapi semuanya sekarang ikut pulang. Mungkin mau istirahat dulu di rumah sambil menunggu keadaannya normal kembali," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA