Belasan Hektare Lahan Hutan Gunung Papandayan Terbakar

Daerah

Senin, 7 Oktober 2019 | 19:38 WIB

191007193955-belas.jpg

Agus Somantri

Kebakaran yang melnda lahan hutan di kawasan Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan pada Minggu (6/10/2019).

BELASAN hektare lahan hutan di kawasan Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut terbakar. Lokasi kebakaran berada di kawasan cagar Alam (CA).

"Kejadiannya pada Minggu (6/10/2019) kemarin sejak sore hari.  Luas lahan yang terbakar sekitar sembilan sampai 13 hektare," ujarnya, Senin (7/10/2019).

Menurut Tubagus, api pertama kali muncul di kawasan hutan dekat pos tiket gerbang masuk taman wisata alam (TWA) Gunung Papandayan. Kobaran api baru berhasil dipadamkan pada Senin (7/10/2019) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB.

" Petugas gabungan berusaha secepat mungkin untuk memadamkan api agar tidak semakin merembet ke tempat lain," ucapnya.  

Tubagus menyebutkan, hingga saat ini penyebab terjadinya kebakaran masih belum diketahui secara pasti. Namun kemungkinan karena faktor kemarau panjang.

"Biasanya terjadi gesekan dari daun-daun kering, sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran," ucapnya.

Tubagus menuturkan, selama musim kemarau tahun ini, Gunung Papandayan baru pertama kali terbakar. Menurutnya, lokasi yang sering terbakar adalah lahan hutan di kawasan Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler.  

"Kalau di Gunung Guntur sudah lebih dari dua kali mengalami kebakaran," katanya.  

Sementara itu, Direktur Utama PT Asri Indah Lestari (AIL), Tri Persada selaku pengelola taman wisata alam (TWA) Gunung Papandayan menyebutkan, meski lokasi lahan yang terbakar berada dekat area TWA Papandayan, tapi tak berdampak ke area wisata. Apalagi sampai mengganggu aktivitas wisata.

"Kebakaran terjadi di daerah CA. Jadi tidak menganggu kawasan wisata," ujar nya saat dihubungi.

Diungkapkan Tri, saat kebakaran terjadi, pihaknya juga turut menurunkan personel untuk membantu memadamkan api. Saat ini, terangnya, api sudah dapat dipadamkan dan situasinya sudah aman terkendali.  

"Kami turunkan semua personel untuk membantu agar api cepat padam. Yang jelas kebakaran yang terjadi tidak sampai mengganggu area wisata," katanya. 

Editor: Kiki Kurnia



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA