Ma'ruf Amin Minta Tajug Gede Cilodong jadi Pusat Pembinaan Umat

Daerah

Jumat, 20 September 2019 | 22:50 WIB

190920230359-ma-ru.jpg

WAKIL Presiden terpilih Ma'ruf Amin berharap agar Tajug Gede Cilodong yang berlokasi di Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menjadi pusat pembinaan umat.

"Diharapkan Tajug Gede (Masjid Gede) Cilodong tidak hanya digunakan untuk ibadah, tapi bisa menjadi pusat pembinaan umat, sehingga lahir SDM-SDM yang agamis dan dinamis," katanya, di Purwakarta, Jumat.

Ia juga menginginkan agar masjid itu menjadi pusat budaya, sehingga masyarakat di sekitar wilayah Purwakarta khususnya, bisa menjadi manusia yang kreatif, religius, dinamis, berjiwa gotong royong dan santun.

Menurut dia, membangun bangsa ini tidak mudah. Apalagi kini bangsa Indonesia tengah dihadapkanpada  permasalahan-permasalahan yang bisa menjurus hilangnya identitas bangsa.

Atas hal itu, katanya, semua pihak dari berbagai elemen masyarakat, perlu menjaga komitmen menjaga bangsa dan negara.

"Saat ini kelemahan kita sering menyalahkan pihak lain. Ini yang harus kita jaga. Jangan sampai kita menjadi bagian dari pihak yang sering menyalahkan orang lain itu," Ma'ruf Amin.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini berpesan agar pengurus DKM Tajug Gede Cilodong bisa menjadikan masjid ini sebagai pusat peradaban sekaligus menjadi pusat pembangunan SDM.

Sementara itu, Ketua DKM Tajug Gede Cilodong, Dedi Mulyadi, mengatakan, Tajug Gede Cilodong ke depannya akan dilengkapi berbagai fasilitas.

Artinya masjid itu tidak hanya menjadi tempat ibadah. Tapi juga akan menjadi pusat studi peradaban.

"Ke depannya akan ada sembilan konten yang dibangun di areal Tajug Gede Cilodong," katanya.

Sembilan konten ini meliputi Museum Islam Nusantara, perpustakaan digital, Museum Nyi Pohaci yang menyeritakan menganai padi, museum bola, museum wayang yang terinspirasi dari Giri Harja, serta Museum Kasih Sayang yang terinspirasi dari Habibie-Ainun.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA