Rotasi Jabatan di Pemkab Subang Dipersoalkan

Daerah

Kamis, 19 September 2019 | 15:13 WIB

190919150431-rotas.jpeg

Dally Kardilan

ROTASI mutasi dan promosi yang telah dilakukan Bupati Subang beberapa hari yang lalu, dipersoalkan sekelompok massa yang mengatasnamakan komunitas anak muda peduli anti korupsi (Kampak). Saat berunjukrasa ke gedung DPRD dan Pemkab Subang, mereka menilai ada aroma kurang pas dalam prosesnya.

Selain masih meninggalkan jabatan yang masih kosong di tingkat eselon II dan III juga rotasi, mutasi dan promosi tersebut berindikasikan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Mereka pun meminta Bupati dan Sekda segera Kaji Ulang Rotasi Mutasi tersebut.

“Kami meminta DPRD segera usut tuntas adanya indikasi KKN dalam proses rotasi mutasi, promosi dan panggil Bupati dan Sekda serta kepala BKSDM untuk dimintai pertanggungjawabannya,” kata orator aksi,  Asep Sumarna Toha, Kamis (19/9/2019).

Dalam aksinya, pengunjuk rasa yang dikawal petugas dari Satpol PP dan Polres Subang ini lebih banyak mempermasalahkan terkait soal revisi RUU KPK dan korupsi termasuk saat berunjuk rasa di depan kantor Kejari di Jalan Mayjen Sutoyo,Subang. Spanduk dan poster yang dibawa bertuliskan penolakan terhadap RUU tentang KPK.

“Kami dari Komunitas Anak Muda Peduli Anti Korupsi (KAMPK) demi menegakkan supremasi hukum, dengan tuntutan menolak secara keseluruhan revisi UU KPK nomor 30 tahun 2002 yang diduga melemahkan lembaga KPK, meminta Presiden untuk segera menarik kembali surat persetujuan revisi UU KPK,” ungkapnya.

Selain itu pengunjukrasa juga mendesak Kapolres Subang untuk segera menuntaskan hutang kasus korupsi dan pidana umum seperti kasus PT. Subang Sejahtera, Korupsi DD/ADD Desa Mayangan, Karangmulya, Pidum : pencemaran limbah Vaname, Perampasan mobil oleh MTG, Tipu Gelap Adi Okto

KAMPAK juga meminta permudah masyarakat dalam pembuatan SIM dan meminta Presiden Jokowi jangan terus-terusan peras keringat rakyat dengan menaikan iuran BPJS, TDL Pajak dan lainnya.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA