Ponpes Al-Muhajirin Purwakarta Jadi Tuan Rumah rapat Pleno PBNU

Daerah

Rabu, 18 September 2019 | 09:54 WIB

190918095541-ponpe.jpg

PONDOK Pesantren Al-Muhajirin Kabupaten Purwakarta menjadi tuan rumah Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdatul Ulama, 19-22 September 2019. Acara yang akan dihadiri jamaah NU dari seluruh Indonesia itu juga mengundang Wakil Presiden terpilih Maruf Amin.

Panitia pelaksana lokal untuk Pleno PBNU kali ini telah menyatakan kesiapannya.
"Persiapan kami sudah gladi kotor, paparan dan evaluasi dari setiap unit untuk pelaksanaan seluruh rangkaian acara," kata Ketua Pelaksana Lokal sekaligus pengasuh Ponpes Al-Muhajirin, KH Abun Bunyamin, Rabu (18/9/2019).

Pewarta PR, Hilmi Abdul Halim mengabarkan, pemilihan Al-Muhajirin sebagai tuan rumah diakui sebagai keputusan PBNU. Ponpes menegaskan itu bukan permintaan mereka melainkan penunjukan secara langsung dari PBNU.

Menurut Kyai Abun, ponpesnya lebih banyak diuntungkan dengan penyelenggaraan Pleno PBNU kali ini. Selain akan dikunjungi ribuan orang khususnya jamaah NU dari berbagai daerah, Al-Muhajirin juga bisa menunjukkan keunggulannya.

"Mudah-mudahan jadi keberkahan bagi kami. Berarti secara fisik, kami diakui keberadaannya," kata Kyai Abun.

Ia menilai, salah satu alasannya dipilih mungkin dari ketersediaan fasilitas lahan yang layak untuk menampung ribuan orang tamu.

Selain itu, akses untuk menjangkau lokasi acara juga cukup mudah karena berada di dekat jalan tol dan stasiun kereta api. Karena itu agenda NU yang berskala nasional sejauh ini sudah dua kali diselenggarakan di Ponpes Al-Muhajirin. Sebelumnya mereka menjadi tuan rumah Pra-Muktamar 2015 lalu.

Untuk Pleno PBNU kali ini, Kyai Abun mengatakan, agenda pokoknya ialah menentukan tempat penyelenggaraan Muktamar NU pada September 2020.

"Yang dibicarakan pada rapat pleno itu termasuk konten yang dipersiapkan pada Muktamar ke-34 tahun 2020. Jadi acara ini sangat penting," ujarnya.

Pembukaan Pleno PBNU kali ini dijadwalkan pada Jumat (20/9/2019) dengan dihadiri para tokoh nasional. Mulai dari para pimpinan PBNU, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Purwakarta hingga Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, Maruf Amin.

Selain agenda pokok tersebut, panitia lokal juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan sebagai rangkaian acaranya. Sekretaris Panitia Lokal Asep Saripudin mengungkapkan rangkaian acara dimulai pada Kamis (19/9/2019).

"Rangkaian acara dimulai dengan Lomba Hadrah se-Jawa Barat dan Banten dan Seminar Nasional yang akan dihadiri sampai 10.000 peserta," tutur Asep. Berbagai seminar yang digelar selama dua hari berturut-turut itu akan diisi para pembicara seperti menteri, praktisi hingga pengasuh Ponpes Al-Muhajirin langsung.

Ada pula gelar wicara milenial bersama Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj pada Sabtu (21/9/2019) malam. Seluruh acara tersebut diselenggarakan di Kampus 2 Ponpes Al-Muhajirin Jalan Ipik Gandamanah Kampung Sukamulya Kelurahan Ciseureuh Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA