Enam Bulan Gunakan Air Kotor, Warga Kersamanah Akhirnya Nikmati Air Bersih

Daerah

Selasa, 17 September 2019 | 16:07 WIB

190917160559-enam-.jpg

Robi Taufik Akbar

WARGA Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Garut Jawa Barat, setalah hampir beberapa bulan terakhir di musim kemarau krisis air bersih. Bahkan banyak masyarakat yang hendak mencuci pakaian harus pergi ke kali dengan jaraknya lebih dari 5 Km.

Namun dengan kesigapan Dinas Sosial Kabupaten Garut bekerjasama dengan TKSK Kecamatan Kersamanah, akhirnya turun tangan dengan membagikan air bersih pada masyarakat Desa Sukamerang. Hal tersebut terlihat satu unit tangki tengah menurunkan air bersih.

"Ini bantuan dari Pemerintah Kabupaten Garut untuk masyarakat yang membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus dalam rangka ulang tahun TKSK yang ke 10 tahun," ujar Ketua TKSK Kecamatan Kersamanah, Ai Nur'aisyah, SE, saat ditemui di lokasi pembagian air bersih, Selasa (17/92019).

Dikatakan Ai, dengan adanya bantuan pembagian air terhadap masyarakat yang ada di Kecamatan Sukamerang, tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya. "Mudah mudahan air yang kami kirimkan ini bermanfaat bagi kebutuhan masyarakat," katanya.

Ia melanjutkan, di Desa Sukamerang ada dua kampung yang di beri bantuan air bersih. Yang mana kedua kampung tersebut kondisinya sangat parah tidak ada air bersih. Selain di Desa Sukamerang, ia juga membagikan air bersih di Desa Kersamanah yakni di Kampung Calincing.

Sementara Cucu Sukmana (38) Warga Desa Sukamerang mengatakan, sangat bersyukur adanya bantuan air bersih setelah selama enam bulan kesulitan mendapatkan air yang layak pakai.

"Baru kali ini ada bantuan air bersih, selama enam bulan kami bersama masyarakat lainnya sangat kesulitan," cetusnya.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau terlebih untuk mencuci pakaian, kata Cucu, besama warga lainnya kerap berjalan kaki selama 5 Km ke kali Cikoek yangh jauh dari permuikiman warga.

Ditempat terpisah, Plt Camat Kersamanah, Beni Nurjaman, adanya bantuan pemerintah melalui TKSK Kecamatan, warga yang selama ini kesulitan akhirnya bisa mendapatkan air bersih walaupun itu jumlahnya sangat terbatas. "Ya, saya sangat berterimakasih kepada TKSK, yang sudah mau membantu memberikan air bersih dan terimakasih juga saya kepada dinas sosial Kabupaten Garut yang sudah membawa air bersih," pungkas.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA