Resmikan MPP Sumedang, Menpan RB Diarak Naik Kuda Renggong

Daerah

Senin, 16 September 2019 | 14:54 WIB

190916145519-resmi.jpg

Ade Hadeli

MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI, Drs. Syafruddin, M.Si., didampingi Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir ST.MM serta Wakapolda Jabar Brigjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.Si., M.M, diarak naik kuda renggong, dalam acara Grand Lounching Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang, Senin (16/09/2019).

Menurut Menpan RB,  pelayanan publik merupakan salah satu aspek yang harus diwujudkan sebagaimana tuntutan otonomi daerah, sekaligus menjadi salah satu parameter bagi keberhasilan penyelenggaraan pemerintah daerah.

Dengan harapan keberadaan MPP ini, bisa memberi banyak nilai positif. Seperti efisiensi waktu, tempat juga biaya. MPP merupakan program pemerintah sebagai langkah untuk memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat.

"Saya  berharap, langkah Kab. Sumedang dalam membuat inovasi pelayanan ini, bisaa dicontoh oleh daerah yang lain," katanya.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir dalam sambutannya menegaskan, fenomena "the fast eat the slow" dalam arti, yang cepat akan memangsa yang lambat, adalah realita yang tengah dihadapi dewasa ini.

Dengan kata lain, Pemerintah yang lambat merespon berbagai keinginan dan harapan masyarakat tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan pemerintah yang ditinggal oleh masyarakatnya.

Oleh sebab itu, melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik,  telah membuka ruang bagi daerah untuk mengkolaborasikan semua pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat, dalam satu tempat yang terintegritas, baik pelayanan perizinan maupun pelayanan publik lainnya. "Dan tentunya kita tidak ingin menjadi bagian yang ditinggalkan masyarakat," tandasnya.

Dony menyebutkan, sejak uji coba  masyarakat yang sudah mengakses MPP cukup tinggi. Bahkan terhitung sejak 10-16 September saja sebanyak  3.808 sudah mengakses pelayanan secara online dan 12.700 mendaftar dengan nomor antrian.

"Mudah-mudahan, keberadaan MPP ini mampu menjawab harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang mudah, murah dan cepat," pungkasnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA