Kabupaten Bekasi Bentuk Forum Penanganan Sampah Sungai

Daerah

Minggu, 15 September 2019 | 18:55 WIB

190915185918-kabup.png

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akan membentuk forum penanganan sampah sungai (FPSS) untuk mengatasi penumpukan sampah di area sungai.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Dodi Agus Supriyanto di Cikarang, Selasa, menjelaskan bahwa anggota forum itu akan meliputi unsur dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Baca Juga: Saluran Limbah Cair yang Dicor TNI, Dadang Akui Banyak Pengusaha yang Bandel

Unsur TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Citarum Harum, menurut dia, juga akan dilibatkan dalam kegiatan forum untuk mengatasi persoalan sampah sungai di Kabupaten Bekasi.

"Nanti di forum itu mereka senantiasa menginformasikan keberadaan sampah di kali, kita segera bertindak cepat bareng-bareng. Kalau ada sampah dikeroyok bareng-bareng," kata Dodi.

Baca Juga: Di Hadapan Siswa SMK, Satgas Citarum Harum Fokus Penanganan Sampah dan Limbah Pabrik Tekstil

Dalam enam bulan terakhir, Pemerintah Kabupaten Bekasi fokus menangani sampah yang mengotori sungai. Pembersihan sampah beberapa waktu lalu sudah dilakukan di Kali Pisang Batu, Kali Cibalok, Kali Busa, hingga Kali Jambe di Kecamatan Tambun Selatan.

"Pemkab Bekasi juga selalu berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menangani persoalan sampah di kali-kali tersebut, namun permasalahan sampah ini belum juga tuntas," kata dia.

Baca Juga: Satgas Citarum Harum Buka Saluran Pembuangan Limbah

Dodi berharap kehadiran FPSS akan mempercepat penyelesaian persoalan sampah sungai.

"Kami inginnya solusi permanen, jadi bukan besok ada lagi terus kita bersihkan tapi di kemudian hari terulang kembali. Kami ingin sungai kami ini benar-benar bebas dari sampah sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal oleh warga sehari-hari," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA