Kemarau Panjang, PDAM Garut Gilir Pasokan Air ke Pelanggan

Daerah

Rabu, 11 September 2019 | 19:26 WIB

190911192839-kemar.jpg

Agus Somantri

KEMARAU panjang yang melanda Kabupaten Garut sejak beberapa bulan terakhir ini, berdampak pada kurangnya pasokan air untuk warga. Pihak PDAM Tirta Intan Garut pun terpaksa harus membagi waktu pasokan air kepada warga.

Direktur PDAM Tirta Intan Garut, Aja Rowikarim, mengatakan, untuk mengatasi berkurangnya debit air akibat kemarau, pihaknya terpaksa menggilir pasokan air ke pelanggan, terutama di sejumlah lokasi yang sudah kesulitan air.

"Misalnya seperti di daerah Cempaka Karangpawitan. Kami terpaksa gilir pasokan airnya, ada yang siang juga malam. Namun untuk wilayah lain, pasokan airnya masih bisa 24 jam," ujarnya, Rabu (11/9/2019).

Menurut Aja, saat ini jumlah pelanggan PDAM Tirta Intan Garut mencapai sekitar 52 ribu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1000 lebih pelanggan telah ditutup karena air sudah tidak mengalir sama sekali.

Aja menyebutkan, beberapa lokasi yang sudah tidak ada air sehingga ditutup dulu diantaranya di wilayah Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler. Sedangkan air yang digilir pasokannya, selain di daerah Cempaka Karangpawitan, juga di Rancabango, Tarogong Kaler.

Agar pasokan air kepada para pelanggan lancar, Aja pun menargetkan tahun ini akan menambah debit air. PDAM Tirta Intan Garut berencana untuk menambah 10 sampai 20 liter air per detik.

"Namun untuk menambah pelanggan baru saat ini kami belum bisa. Tapi kalau satu atau dua masih bisa, itu juga harus datang ke kantor pusat. Kalau pasang lima sampai 10 rumah seperti untuk di perumahan sudah tidak bisa," katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA