E-Warung Diharapkan Tingkat Perekonomian KPM

Daerah

Rabu, 11 September 2019 | 18:20 WIB

190911182126-e-war.jpg

Robi Taufik Akbar

KEBERADAAN e-Warung di Kabupaten Garut yang diluncurkan Kementrian Sosial (Kemensos) diharapkan mampu meningkatkan perekonomian bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Saat ini di Kabupaten Garut baru terdapat 10 e-Warung, salah satunya milik Kelompok Leuwirejeki di Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong.

"E-Warung dikelola oleh KPM yang dalam aturan manajemennya didampingi PKH yang berada di tingkat desa," ujar Koordinator Kabupaten Garut, Aceng Ahmad, Rabu (11/9/2019).

Dikatakan Aceng, berdasarkan hasil monitoring ke beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Garut, ada beberapa E-Warung yang memang belum berjalan dengan baik. Hal tersebut pula saat ini tengah dilakukan sosialisasi terhadap para KPM oleh pendamping PKH tingkat desa.

"E-Warung berdasarkan peraturan Kementrian Sosial (Permensos) dalam pelaksanaannya menyediakan barang-barang sesuai dengan kebutuhan KPM. Seperti beras dan telur. Jadi setiap KPM bisa belanja di E-Warung tersebut untuk membeli kebutuhan sesuai dengan dana yang ada di ATM," ucapnya.

Ia mengaku, E-Warung kelompok Leuwirejeki di Desa Leuwigoong, saat ini sedang mulai melakukan kegiatan sesuai dengan Permensos. Yang mana saat di lihat secara langsung aktivitas KPM dalam menjalankan E-Warung sangat di respon positif oleh KPM lainnya.

"Kami menginginkan semua E-Warung yang sekarang berada bisa berjalan sesuai dengan keinginan pemerintah. Ya, kita saat ini masih ada kendala belum terjalin kerjasama yang baik terutama dengan pemerintah desa," jelasnya.

Aceng juga berharap E-Warung bisa menjadi salah satu solusi yang baik dalam proses penyaluran BPNT. Yang mana tujuannya perputaran uang bisa dikelola secarang langsung oleh E-Warung dan keuntungannya bisa dinikmati oleh KPM sendiri.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA