Ditinggal Mengantar Kawinan Tetangga Rumah Ceceng Habis Terbakar

Daerah

Rabu, 11 September 2019 | 13:25 WIB

190911132242-ditin.jpg

Septian Danardi

DITINGGAL penghuninya, sebuah rumah permanen di Kampung Pameungpeuk RT 02 RW 01 Desa Gunajaya Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, hangus dimakan si jago merah, Rabu (11/9/2019).

Kepulan asap yang keluar dari atap genting dan lubang angin rumah korban diketahui warga sekitar pukul 07.30 WIB. Lalu disusul munculnya api yang diketahui oleh tetangga korban yang saat itu sedang melintas didepan rumah korban.

Pemilik rumah Ceceng Ruhiat (40) yang bekerja sebagai PNS, saat kejadian sudah berangkat kerja. Penghuni rumah lainnya pun sudah keluar rumah untuk beraktifitas, sehingga kondisi rumah kosong.

Tetangga korban, Munawar (34) menyebutkan, dirinya curiga dengan banyaknya asap yang keluar dari dalam rumah. Selain itu, bau aroma barang yang terbakar juga tercium menyengat. Sehingga dirinya mendekati rumah korban untuk memastikan ada kejadian apa.

"Benar saja, saat didekati dari dalam rumah muncul api dan rumah kebakaran. Lalu saya berteriak hingga banyak warga yag datang ke lokasi," katanya.

Kapolsek Manonjaya, AKP Hamzah Nasib mengungkapkan, api bisa dikendalikan setelah sekitar dua jam lebih. Dikatakannya, kejadian kebakaran rumah permanen ukuran 10x20 meter persegi milik Ceceng Ruhiat.

"Kebakaran terjadi ketika rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemilik yang berangkat mengantar pernikahan tetangga ke Kecamatan Langkap Lancar, Kabupaten Pangandaran sekitar pukul 07.00 WIB," katanya.

Keterangan warga sekitar, kata Hamzah, kejadian berawal ketika tercium bau menyengat seperti benda terbakar dari rumah korban. Setelah diperiksa terdapat kepulan asap keluar dari dalam salah satu kamar bagian tengah. Kemudian api merembet keseluruh bagian rumah.

Api berhasil dipadamkan warga dibantu 2 unit Damkar sekira pukul 10.00 wib.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kerugian materil diperkirakan sebesar Rp 200 juta rupiah. "Penyebab kebakaran masih dalam lidik," kata Hamzah.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA