Mendag Hadiri HUT Kota Cirebon

Daerah

Senin, 2 September 2019 | 22:07 WIB

190902221052-menda.jpg

@kemendag

PADA Minggu (1/9/2019) lalu, Kota Cirebon merayakan HUT-nya yang ke-650 tahun. Sebagai salah satu seremoni peringatan HUT tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon menggelar Sidang Paripurna Istimewa yang dihadiri oleh Walikota, Wakil Walikota beserta jajarannya, para sultan dan sesepuh dari kraton-kraton yang ada di Cirebon, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, serta tokoh masyarakat Cirebon.

Enggartiasto mengingatkan kembali sejarah dan identitas masyarakat Cirebon yang telah lama menjadi tempat bertemu berbagai etnis, suku bangsa, dan agama. Interaksi itu telah membentuk karakter “wong Cirebon” yang egaliter, bertoleransi, sekaligus pekerja keras dan memiliki visi perdagangan. “Ini modal sosial yang harus dijaga dan terus dikembangkan,” ujar Enggar dalam siaran persnya, Senin (2/9/2019).

Secara khusus Enggar mengucapkan selamat kepada para anggota DPRD Kota Cirebon yang baru saja dilantik. “Selamat datang di medan perjuangan. Kehadiran Bapak dan Ibu di sini untuk memperjuangkan dan melayani rakyat,” kata Enggar.

Sambil sedikit bergurau, Enggar menyebutkan dirinya sudah tiga periode menjadi anggota DPR RI dan total sudah lebih dari 40 tahun berkecimpung di dunia politik. Ia mengatakan bahwa anggota DPRD harus yakin dengan nilai-nilai yang dipegangnya.

“Jangan pernah berniat menyenangkan semua orang. Tidak mungkin. Setiap kebijakan atau keputusan pasti ada yang senang dan ada yang tidak senang. Tapi kita harus yakin. Lobi, negosiasi atau kompromi itu biasa, yang penting kita yakin, ini semua untuk kebaikan rakyat,” katanya.

Enggar menambahkan, sebagai politisi, anggota DPRD Kota Cirebon harus siap jika semua tindakan mereka dibaca dalam kacamata politik. “Kita yakin ini baik saja bisa dibaca macam-macam dalam kacamata politik. Tapi kita tidak boleh gentar. Perjuangkan terus,” ujar Enggar.

Ia mengharapkan keguyuban dan kekompakan DPRD dan pemerintah kota dalam membangun sumber daya manusia di Kota Udang itu untuk merespons pesatnya pembangunan infrastruktur yang membuka banyak peluang.

“Jika Cirebon memang ingin menjadi kota jasa dan perdagangan, maka yang harus dibangun adalah sumber daya manusianya. Ini harus tercermin dalam kebijakan dan anggaran,” ujarnya.

Enggar menambahkan, pembangunan manusia unggul merupakan visi Presiden Jokowi lima tahun ke depan.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA