Kemampuan Berbahasa Inggris Orang Indonesia Rendah

Daerah

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 19:38 WIB

190831194002-kemam.jpg

ist

Keterampilan berbahasa merupakan hal penting bagi masyarakat untuk dapat bergaul secara efektif dengan masyarakat dari berbagai belahan dunia. Oleh karena itu pentingnya mempelajari bahasa asing, khususnya bahasa Inggris.

Namun sayangnya Indonesia berada dalam kelompok dengan kemampuan berbahasa Inggris yang rendah. “Meski banyak tempat kursus bahasa Inggris di wilayah Indonesia, namun Indonesia masih menduduki peringkat ke-51 dari 88 Negara dalam hal kecakapan bahasa Inggris,” ujar Marketing Director EF Indonesia, Erditya Arfah, dalam percakapan dengan galamedianews.com, melalui telpon seluler di Jakarta, Sabtu (31/08/2019).

Erditya Arfah lebih jauh memaparkan, berdasarkan EF English Proficiency Index (EF EPI) tahun 2018, kemampuan berbahasa Inggris orang Indonesia terbilang rendah dengan skor 51,58, untuk skala 88 Negara. Sedangkan di regional Asia, Indonesia berada di peringkat ke-13 dari 21 negara yang di riset. “Padahal terampil berbahasa inggris, di zaman now kian penting. Baik di gunakan untuk profesionalitas kerja ataupun sosial pergaulan,” ujarnya.  

Sebagai lembaga edukasi bahasa, pihaknya lanjut Erditya, terus berkomitmen untuk ambil bagian ikut memajukan pendidikan bahasa di Indonesia. Salah satunya melalui ajang kompetisi EF 360. Sebuah kompetisi untuk para pelajar SMA dalam rangka mengembangkan ide kreatif, dan futuristik.

“Kami terus bekerjasama dengan berbagai pemegang kebijakan pendidikan di Indonesia ikut membina masa depan generasi bangsa. Termasuk pada kompetisi EF 360, di mana kami bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan kompetisi ini. Kompetisi EF 360 dapat menjadi sarana bagi murid-murid SMA untuk belajar mengasah kemampuan problem solving mereka,” terang Erditya.

Banyak manfaat yang dapat dicapai bila seseorang memiliki kemampuan berbahasa Inggris. Apalagi pada era global yang menuntut setiap individu berpacu meningkatkan kemampuan. “Bila tidak bersiaplah menjadi pribadi yang tertinggal,” tambahnya.

Salah satu kota besar di Indonesia yang berhasil menyiapkan warganya memiliki kemampuan berbahasa Inggris lebih baik, adalah kota Surabaya. Kota Surabaya, kata Erditya, meraih predikat Best City dan berhak mendapat penghargaan EF English Proficiency Index (EF EPI) Best Awards.

“Penghargaan EF Education First untuk kota Surabaya dengan peningkatan nilai yang cukup signifikan dalam kemampuan bahasa Inggris. Jika di tahun 2017 Surabaya memperoleh skor 53,87, pada laporan EF EPI 2018 meningkat menjadi 54,17,” terangnya.

Banyak cara, kata Erditya, untuk mempersiapkan generasi masa depan agar terampil berbahasa Inggris. Dimulai dari lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan dan lingkungan sekolah. Termasuk kesempatan mengembangkan kreatifitas berbahasa melalui kegiatan informal.

“Tahun 2019 ini EF English Center for Kids & Teens juga mengadakan kompetisi EF360. Melalui EF360 generasi muda dapat menuangkan ide-ide kreatif mereka sekaligus mendapatkan mentorship mengenai content marketing dan branding dari para mentor yang berpengalaman” ujar Erditya menutup penjelasan.

Editor: boedi azwar

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA