Dua Tewas dan Satu Orang Lainnya Kritis Usai Tegak Miras Oplos

Daerah

Kamis, 22 Agustus 2019 | 15:54 WIB

190822154533-satu-.jpg

mediaindonesia

Ilustrasi.

USAI pesta miras oplosan, dua remaja warga Kampung Ciawi Desa Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya, meregang nyawa dan satu masih kritis. Dua korban meninggal dunia berinisial AF (19) dan RZ (17). Sedangkan IM (26) kondisinya masih kritis. Korban masih ditangani medis sevara intensif karena mengalami muntah dan pusing cukup parah.

Peristiwa yang merenggut nyawa itu terjadi saat delapan pemuda melakukan pesta miras oplosan. Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

"Kami menerima informasi dari Puskesmas Bojonggambir ada 8 pemuda yang saat ini dirawat akibat overdosis minuman keras oplosan," kata Babinsa Bojonggambir Serda Sumitra, Kamis (22/8/2019).

Dari keterangan warga, kata Sumitra, AF mengajak teman-temannya berkumpul untuk mengkonsumsi alkohol di kediamannya di Kampung Ciawi Desa Bojonggambir Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya. AF membeli alkohol dari toko online melalui jaringan media sosial. AF membeli sebanyak 1 liter alkohol dengan kandungan alkohol 96%.

Mereka minum secara bersamaan miras oplosan tersebut. Setelah beberapa saat, kedelapan pemuda tersebut mulai merasakan mual dan pusing yang berlebihan hingga mereka muntah-muntah. Lalu mereka oleh orang tuanya dibawa ke Puskesmas. "Danramil, Kapolsek, Babinsa dan Bhabinmas melaksanakan pengecekan ke Puskesmas Bojonggambir," katanya.

Kapolsek Bojonggambir, Iptu Atang Bekarna mengatakan AF bersama 7 rekannya mengalami muntah-muntah disertai pusing dan dada terasa sesak, sulit bernapas yang diduga kelebihan atau overdosis dari kandungan alkohol racikan tersebut.

Dari delapan orang ini, dua orang di antaranya meninggal dunia. AF meninggal pukul 22.00 WIB disusul RZ pada pukul 04.00 WIB. Keduanya dimakamkan di TPU Bojonggambir," terang Atang Bekarna, Kamis (22/8/2019).

Hingga kini polisi belum memintai keterangan para korban miras oplosan ini. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Namun mereka belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan dan kondisinya tidak memungkinkan

Salah seorang warga Maman mengatakan, para pemuda ini membeli miras melalui toko online. Minuman tersebut dioplosnya dengan menambahkan obat batuk cair merk komix dan ditambah alkohol 70% yang dibelinya dari warung. Setelah meminum para pemuda ini merasakan mual, muntah dan pusing.

Usai melakukan pesta minuman keras, kata dia, mereka masih bercengkrama dan suka ria, namun setelah sekian lama baru mereka merasakan pusing yang berlebih dan satu-persatu muntah. Keluarga membawa mereka ke puskesmas tapi dua orang meninggal.

Saat ini korban meninggal yaitu AF dan RZ sedangkan IM kritis. Sementara 5 orang lainnya yaitu RA, UK, TP, YD dan BY kondisinya masih belum stabil. Mereka masih merasakan pusing yang hebat dan muntah-muntah.


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA