RSUD Sumedang Rawan Pencurian

Daerah

Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:26 WIB

190822102856-rsud-.jpg

Nana Sukmana

Ny. Euis Atisah dan Suaminya, Entuy tengah menunggui anaknya, Muhammad Yusuf di Ruang Jasmine RSUD Sumedang. Mereka menjadi korban pencurian yang terjadi, Kamis (22/8/2019) dini hari.

RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Jalan Geusan Usulun, Sumedang rawan terjadi pencurian. Dalam saru hari, pada Rabu (21/8/2019) ada empat keluarga pasien yang kehilangan hape (Hp). Salah satu korbannya, yakni Ny. Euis Atisah keluarga pasien asal Babakansari, Kiaracondong, Kota Bandung.
Menurutnya, peristiwa terjadi saat dia sedang melaksanakan salat tahajud, Kamis (22/8/2019) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di sela-sela menunggu anaknya, Muhammad Yusuf yang dirawat di Ruang Jasmine akibat kecelakaan lalu lintas.
"Hape saya simpan di balik selimut anak saya. Sementara suami saya tidur di bawah. Saya baru tahu hape saya hilang ketika saya mau nelepon. Pas saya cari, hape sudah tidak ada. Padahal saya simpan di balik selimut anak saya," jelas Euis, Kamis (22/8/2019).
Entuy, suami Euis, mengatakan, malam itu benar-benar pulas karena sudah dua malam doa tidak tidur. Anaknya kecelakaan lalu lintas di Legok.
"Anak saya mahasiswa UIN SGD Bandung  sedang mengikuti KKN di Legok. Tertabrak dari belakang saat mau belanja ke pasar. Eh, sudah anak saya kena musibah, istri saya malah kehilangan hape di rumah sakit ," kata Entuy.
Kejadian ini, menurut Entuy, bukan pertama kalinya. Bahkan pada malam itu, ada empat kejadian pencurian yang menimpa keluarga pasien di RSUD Sumedang. Oleh katena itu, Entuy berharap pihak RSUD Sumedang lebih memperketat lagi keamanan bagi para pasien dan keluarganya. Jika peristiwa seperti ini dibiarkan, katanya, maka bisa jadi kepercayaan masyarakat berkurang dan setiap penunggu pasien akan resah.
"Menurut sesama penunggu pasien di samping bed anak saya, sang pencuri itu datang di saat sepi. Dia tidak berani menegur karena dia menyangka pria itu keluarga saya," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA