Organisasi 'Gagak Lumejang' Tingkat Nasional Dikukuhkan di Garut

Daerah

Selasa, 20 Agustus 2019 | 18:00 WIB

190820180141-organ.jpg

Agus Somantri

-Abah Wahyu, Ketua Umum Organisasi Gagak Lumejang

DEKLARASI pengukuhan ketua dan anggota 'Organisasi Gagak Lumejang Nasional' dilaksanakan di Kampung Ciparay, Desa Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Selain dihadiri unsur Forkocam Karangpawitan, deklarasi juga dihadiri lebih dari 1.000 orang utusan dari 5 kabupaten di Jawa Barat.

Ketua Umum Organisasi Gagak Lumejang, Mohammad Wahyu Yunus, mengatakan, sesuai SK Kemenkumham tertanggal 27 November 2018 di Jakarta, keberadaan organisasi ini sangat erat kaitannya dengan masyarakat.

Menurutnya, dalam rangka meningkatkan kecintaan terhadap budaya dan situs peringgalan para leluhur yang sudah hampir punah di berbagai daerah, Organisasi Gagak Lumejang Nasional yang sudah dikukuhkan akan bergerak dan bersinergi dengan pemerintah dalam melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan kesosialan serta pembangunan makam keramat.

"Visi dan misi Orgamisasi Gagak Lumejang Nasional, Nu Jauh Didekeutkeun Dipihapekeun Geus Paheut Urang Silih Asah Silih Asih Asuh Tur Silih Wangikeun, yang artinya yang jauh didekatkan, sudah dekat dieratkan, kalau sudah erat kita saling mengingatkan, saling mengsihi, saling menolong, saling menghargai satu sama lain demi mencapai satu tujuan," ujar pria yang akrab disapa Abah Wahyu tersebut, Selasa (20/8/2019).

Bah Wahyu menyebutkan, sebelumnya Organisasi Gagak Lumejang juga sudah melakukan kegiatan berupa perawatan situs, pembersihan, dan penataan dan membuat beberapa Tempat Pemakaman Umum (TPU), serta pembuatan jamban umum. saluran air dan kegiatan sosial lainnya yang berkaitan dengan masyarakat umum.

Bah Wahyu mengungkapkan, semua pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh anggotanya tanpa minta bantuan pihak lain, dan hanya mengandalkan sumbangan dari anggota. Ia pun berharap, apa yang telah dilakukannya bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat banyak.

"Harapanya semoga semua situs keramat, pemakaman umum serta budaya di lingkungan kita bisa semakin terawat dan terjaga keaslianya. serta akan lebih berarti buat pemerintah dan warga masyarakat yang membutuhkannya." katanya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA